Koreksi Seputar Pendidikan Anak Buletin An-Nur: Meremehkan Pendidikan AnakSebagian orang tua ada yang menganggap pendidikan sebagai masalah yang sepele, mereka menelantarkan pendidikan anaknya dengan tanpa ada beban sedikit pun. Mereka beranggapan bahwa tugasnya hanyalah memenuhi kebutuhan makan, minum, pakaian dan tempat tinggal. Mereka lupa firman Allah subhanahu wata’ala, artinya: “Hai ...
Read More »Beragama dengan Empati
Pada suatu hari, Nabi Muhammad SAW berbicara di mimbarnya: “Maukah aku kabarkan kepada kalian orang yang paling jahat di antara kalian?” Tentu, ya Rasul Allah. “Yang paling jahat di antara kalian ialah yang makan sendirian, yang memukul orang (budak) yang berbakti kepadanya, dan yang menolak pemberian.“ “Maukah aku beri tahukan ...
Read More »Kegiatan Berdzikir Bersama
Beberapa tahun terahir ini, saya lihat di Jawa Timur muncul kegiatan berdzikir bersama. Kegiatan itu dikoordinasi oleh sebuah organisasi yang dikelola secara sukarela, atas dasar keikhlasan. Di Jawa Timur, ada beberapa organisasi jamaáh dzikir, di antaranya adalah jamaáh Al Hidmah. Beberapa kali saya diundang dan datang mengikuti kegiatan tersebut. Setiap ...
Read More »Bersilaturrakhiem Dengan Para Kyai
Hari Sabtu, tanggal 17 Oktober 2009, saya mendapatkan undangan dari Pondok Pesantren Tremas, Pacitan. Pondok pesantren itu menyelenggarakan kegiatan pertemuan Majlis Muwashollah bainal Ulama yang berada di daerah wilayah Mataraman. Hadir pada pertemuan itu para kyai pengasuh pesantren salaf, sejumlah tidak kurang dari 400 an orang. Sekalipun lokasi pondok pesantren ...
Read More »Beberapa Catatan : Pengalaman Berhaga dari Mengikuti Kegiatan Muwasholah
Saya harus bersyukur ke hadirat Allah swt., yang atas idzin dan Ridho-Nya telah beberapa kali mengikuti kegiatan para Habaib, Kyai dan Ulama’ yang tergabung dalam majelis Muwasholah. Saya merasa mendapat manfaat yang sedemikian besar dari kegiatan itu, yang tidak saya peroleh dari tempat lain selama ini. Sholawat dan salam, semoga ...
Read More »Bersimpuh Dzikir Mengagungkan Asma Allah Bersama Al Khidmah
Orang itu bernama Haji Nur Zaman. Dia duduk bersila tepat di depan saya. Usianya sekitar 55 tahun. Berkulit gelap dan berbadan agak kerempeng dan tinggi. Di saku bajunya tertulis Jamaah Dzikir Al Khidmah dari Malaysia. Dia duduk bersama jama’ah yang lain. Dia bersarung, berbaju, dan bersongkok putih sebagaimana jama’ah Al ...
Read More »
Arabiyatuna Arabiyatuna
