Realisme sosialis, meskipun berkecimpung dalam bidang sastra, ataupun kesenian semisal lukis, teater, ketoprak, dan masih banyak lagi. Tapi realisme sosialis selalu berangkat dari esensi masalah yang dihadapi masyarakat sekitarnya. Seniman yang mampu merefleksikan ensensi realitas, sehingga seni tidak akan pernah tercerabut dari permasalahan yang ada pada masyarakatnya. Seni yang indah ...
Read More »Pandangan Pramoedya tentang Realisme Sosialis dalam Novel Tetralogi
Ada banyak pandangan yang mengandung unsur realisme sosialis yang merepresentasikan gagasan Pram dalam novel tetralogi. Sebagai mana telah di uraikan pada bab pertama dan kedua, Pram dikenal sebagai sosok yang berani dalam menyuarakan suatu yang di anggap Pram sebagai sebuah keadilan. Pram sangat memahami bagaimana menyampaikan realisme sosialis dalam setiap ...
Read More »Biografi KH. Abdullah Faqih Langitan
Pondok Pesantren Langitan itu berada di bawah jembatan jalan raya Babat Lamongan jurusan Tuban, Jawa Timur. Tepatnya di Desa Widang. Sepintas, dari jalan raya memang tidak tampak pesantren, karena tertutup perkampungan. Tapi begitu masuk, terasalah denyut kehidupan pesantren yang berada di atas areal sekitar 6 hektar itu. Meskipun termasuk pesantren ...
Read More »Memimpin Seharusnya Sepenuh Hati
Jika tuntutan yang sederhana itu terpenuhi, maka mereka semua akan mau bekerja keras dan bahkan lebih dari itu juga bersedia diajak berkorban. Saya dalam banyak kesempatan sampai terharu, tatkala menyaksikan betapa mereka sangat tulus dan ikhlas menunaikan tugas-tugas yang diembannya. Mereka kadang bekerja lembur sampai larut malam, agar pekerjaannya selesai. ...
Read More »Berguru Ke Makasar
Kota Ujung Pandang yang sekarang lebih dikenal dengan nama Makasar, ketika itu terasa jauh. Nama Universitas Hasanuddin, bagi saya saat itu masih terasa asing. Hanya didorong oleh niat belajar dan keinginan maju, saya meninggalkan keluarga berangkat ke kota itu. Saya masih ingat, ketika membeli tiket pesawat terbang dan berangkat ke ...
Read More »Awal Mula Mengenal HMI dan PMII
Saya rasakan garis pemisah antara NU dan Muhammadiyah, PMII dan HMI sedemikian tajam. Masih pada tahap mengikuti program orientasi pengenalan kampus, yang ketika itu disebut Mapram, saya sudah dikenali oleh para senior bahwa saya adalah kader HMI, mungkin dengan pertimbangan, saya ikut seorang senior organisasi mahasiswa ini. Kelompok HMI tergolong ...
Read More »Caleg dari Para Artis
Berbeda dengan anggota legislatif, artis lebih banyak berperan sebagai penghibur masyarakat lewat seni menyanyi, melawak, dan kegiatan lain sejenisnya. Memang tidak sembarang orang mampu melakujkan peran itu. Para artis selain menghibur juga bisa pula mencerdaskan termasuk juga menyampaikan aspirasi masyarakat. Tetapi, kalaupun toh melakukan peran-peran pendidikan dan juga penyampaian inspirasi, ...
Read More »Pejuang, Pegawai dan Brokers
disebut sebagai pegawai. Mungkin jenis pekerjaan yang ditunaikan antara pejuang dan pegawai sama. Yaitu sama-sama bekerja. Bekerja bisa di kantor, di perusahaan, di sekolah sebagai guru atau dosen, atau di kebun sebagai petani. Hanya saja jika kesadarannya sebatas hanya sebagai pegawai, maka yang terpikir olehnya tidak lebih hanya menunaikan tugas. ...
Read More »Tugas dan Tanggung Jawab Menjadi Seorang Pemimpin
Penulis : Prof DR. H. Imam Suprayogo Rektor Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang
Read More »Kewajiban Memahami al Qurán
Dalam sebuah acara dengar pendapat di DPR, seorang anggota parlemen mengatakan bahwa perubahan STAIN atau IAIN menjadi UIN, berakibat orientasi pendidikannya menjadi tidak jelas. Lembaga yang disebut baru tersebut, diangap bagaikan tidak memiliki jenis kelamin. Dengan menggebu-gebu, seorang anggota DPR dimaksud mengatakan bahwa , mestinya pendidikan diarahkan pada orientasi yang ...
Read More »
Arabiyatuna Arabiyatuna
