Related Articles
Stress/Tekanan
January 17, 2018
Bunyi Vokal dalam Bahasa Arab
January 17, 2018
KLASIFIKASI BUNYI DALAM BAHASA ARAB
October 11, 2017
ISLAM, NASIONALISME, DAN BELA NEGARA
May 12, 2017
MENGENAI SAYA
FOLLOWERS
BAHASA SEBAGAI SISTEM
Dalam kaitan dengan keilmuan, sistem berarti susunan teratur berpola yang membentuk suatu keseluruhan yang bermakna atau berfungsi. Sistem dibentuk oleh sejumlah unsur atau komponen yang satu dengan yang lain dan berhubungan secara fungsional.
Bahasa sebagai sistem artinya bahasa terdiri atas unsur-unsur atau komponen-komponen yang secara teratur tersusun menurut pola tertentu dan membentuk satu kesatuan. Kalau kita perhatikan dua deretan kata berikut:
1. Kucing itu melompat ke meja.
2. Kucinglah melompat itu ke meja.
secara intuisi kita sebagai penutur bahasa Indonesia akan tahu bahwa deretan 1 adalah kalimat bahasa Indonesia karena tersusun dengan benar menurut aturan kaidah bahasa Indonesia. Sebaliknya, deretan 2 bukan kalimat bahasa Indonesia karena tidak tersusun menurut pola aturan atau sistem bahasa Indonesia.
Pola-pola sistem dapat dipelajari. Karena itu kita akan tahu kalau sudah kita pelajari, apakah suatu deretan kata adalah kalimat bahasa Indonesia atau bukan.
Sebagai sebuah sistem, bahasa bersifat sistematis dan sistemis. Sistematis maksudnya bahasa tersusun menurut suatu pola, tidak tersusun secara acak. Sedangkan sistemis artinya bahasa bukan merupakan sistem tunggal, tetapi terdiri atas sub-subsistem atau sistem bawahan. sebagai contoh adalah subsistem fonologi, morfolofi, sintaksis, dan semantik.
Subsistem di dalam bahasa tersusun secara herarkial. Artinya subsistem yang satu terletak di bawah subsistem yang lain, lalu subsistem yang lain itu terletak pula di bawah subsistem yang lain lagi. Subsistem fonologi, morfolofi, dan sintaksis terkait dengan subsistem semantik, sedangkan subsistem leksikon yang juga diliputi subsistem semantik berada di luar ketiga subsistem struktural itu.
Jenjang subsistem di dalam linguistik dikenal dengan nama tataran linguistik atau tataran bahasa. Jika diurutkan dari tataran terendah sampai tertinggi, dalam hal ini yang menyangkut ketiga subsistem struktural di atas adalah tataran fonem, morfem, frase, klausa, kalimat, dan wacana. Tataran fonem masuk dalam bidang kajian fonologi, tataran morfem masuk ke dalam kajian morfologi, tataran frase, klausa, kalimat, dan wacana masuk dalam bidang kajian sintaksis. Dalam morfologi, kata menjadi satuan terbesar, sedangkan dalam sintaksis menjadi satuan terkecil. Dalam kajian morfologi, kata dikkaji struktur dan proses pembentukannya, sedangkan dalam sintaksis dikaji sebagai unsur pembentuk satuan sintaksis yang lebih besar.
Perlu dicatata pula, kajian linguistik dibagi dalam beberapa tataran, yaitu tataran fonologi, morfologi, sintaksis, semantik, dan leksikon. Tataran morfologi digabung dengan tataran sintaksis menjadi tataran gramatika atau tata bahasa. Di atas semua itu ada tataran pragmatik, yaitu kajian yang mempelajari penggunaan bahasa dengan pelbagai aspeknya, sebagai sarana komunikasi verbal bagi manusia.
sumber: Linguistik Umum terbitan Rineka Cipta (Abdul Chaer)
Langganan: Poskan Komentar (Atom)
TRANSLATE TO
-
Kata Arbitrer bisa diartikan ‘sewenang-wenang, berubah-ubah, tidak tetap, mana suka’. Yang dimaksud dengan istilah arbitrer itu ada…
-
Dalam kaitan dengan keilmuan, sistem berarti susunan teratur berpola yang membentuk suatu keseluruhan yang bermakna atau berfungsi. Sistem …
-
Dalam kehidupannya, manusia memang selalu menggunakan lambang atau simbol. Hampir idak ada kegiatan yang tidak terlepas dari simbol. Termasu…
-
Bahasa adalah sistem dan bahasa adalah lambang, maka bahasa adalah bunyi, maka seluruhnya dapat dikatakan bahwa bahasa adalah sistem lambang…
-
sumber gambar: http://id.wikipedia.org/wiki/Area_Broca Ada berbagai macam afasia, bergantung pada daerah mana hemisfer kita yang ter…
-
A. Pengertian Bahasa a. Sumber : Silabus, Hand out, dan Media Pembelajaran Linguistik Umum oleh Drs. Hari Bakti Mardikant…
-
Sejalan dengan definisi mengenai bahasa dari beberapa pakar, kalau dibutiri akan didapatkan beberapa ciri atau sifat yang hakiki dari bahasa…
-
Pemerolehan bahasa biasanya dibedakan dari pembelajaran bahasa ( language learning ). Pembelajaran bahasa berkaitan dengan proses-proses ya…
-
Frase pemerolehan bahasa terbentuk dari kata “pemerolehan” dan kata “bahasa”. Dalam kamus besar bahasa Indonesia (KBBI)…
-
Psikolinguistik merupakan ilmu hibrida, yaitu ilmu yang merupakan gabungan antara dua ilmu, yaitu psikoogi dan linguistik. Benih ilmu ini se…
LABELS
- Fonologi (2)
- Linguistik Umum (14)
- Morfologi (1)
- Pragmatik (12)
- Pragmatik Klinis (1)
- Psikolinguistik (11)
- Semantik (7)
- Sosiolinguistik (6)
BLOG ARCHIVE
- ▼ 2013 (49)
- ▼ Maret (23)
- Perbedaan Pemerolehan Bahasa dari Pembelajaran Bah…
- Pengertian Pemerolehan Bahasa Anak
- Sejarah Kajian Pemerolehan Bahasa
- Postulat Mengenai Tata Bahasa dan Pragmatik
- Subdisiplin Psikolinguistik
- Sejarah Lahirnya Pragmatik
- Induk Disiplin Psikolinguistik
- Sejarah Lahirnya Psikolinguistik
- Pengertian Makna
- Bahasa Itu Bermakna
- Bahasa Adalah Bunyi
- Bahasa Sebagai Lambang
- Hakikat Bahasa
- Bahasa sebagai Sistem
- Persamaan dan Perbedaan Sosiolinguistik dengan Sos…
- Analisis Linguistik: Struktur, Sistem, dan Distrib…
- Subdisiplin Linguistik
- Pendekatan Linguistik Terhadap Bahasa Sejalan deng…
- Tahap-Tahap Perkembangan Linguistik sebagai Ilmu
- Jenis Semantik
- Fonologi dan Bidang Pembahasannya
- Pengertian Bahasa
- Bab 6. Tindak Tutur dan Peristiwa Tutur
- ▼ Maret (23)
Copyright © 2011 Belajar Ilmu Bahasa | Powered by Blogger
Arabiyatuna Arabiyatuna









0 komentar:
Poskan Komentar