Hak cipta Indah Fitriani desainwebsite.net
Teori kognitif terkait erat dengan proses menyimpan infomasi. Informasi yang tersimpan di dalam ingatan seseorang sebenarnya telah melalui empat peringkat pemerosesan, yaitu:
1. Menerima informasi
2. Menyimpan informasi yang diperolehi ke dalam ingatan jangka pendek.
3. Menyimpan informasi ke dalam jangka panjang.
4. Mengeluarkan informasi itu kembali untuk digunakan.
Informasi yang diproses secara mendalam dalam ingatan jangka panjang mudah dikeluarkan kembali untuk digunakan. Pada akhir tahun 60an, telah mula kesadaran dikalangan ahli-ahli psikologi tentang pentingnya mengkaji apa yang berlaku dalam otak seseorang saat dia melakukan sesuatu. Walaupun fenomena-fenomena tersebut tidak boleh dilihat, adalah wajar pengaruh terkait apa yang berlaku dalam pikiran berdasarkan tingkah laku yang ditunjukkan. Kesadaran ini adalah permulaan revolusi kognitif yang telah dan sedang dikembangkan berbagai penelitian tentang otak manusia. Salah satu teknik awal yang digunakan ialah evaluasi dimana seseorang itu diminta menceritakan apa yang berlaku dalam otaknya saat melakukan sesuatu seperti menyelesaikan masalah
Perspektif kognitif bermula dengan mengkaji bagaimana manusia memproses, menyimpan dan mengingat kembali informasi. Pada permulaan, sistem komputer digunakan sebagai analogi untuk menerangkan ciri dan proses yang terlibat apabila manusia mendengar, melihat, menyentuh dan merasakan berbagai informasi.
Arabiyatuna Arabiyatuna
