PERBANDINGAN METODE PENGAJARAN BAHASA ARAB
|
METODE |
QAWA’ID TARJAMAH (طريقة القواعد والترجمة) |
LANGSUNG (الطريقة المباشرة) |
DENGAR UCAP (الطريقة السمعية الشفوية) |
|
TUJUAN |
* Membaca, menulis dan terjemah * Menguasai qawa’id
|
* Berbicara dengan pola fikir bahasa Arab * Ungkapan-ungkapan atas dasar qawa’id |
* Menyimak, berbicara, membaca dan menulis * Struktur/pola-pola kalimat |
|
MATERI AJAR |
* Teks bahasa tulisan Tk. Lanjut: Teks sastrawi * Materi qawa’id * Latihan membaca, menulis dan terjemah |
* Teks bahasa lisan : hiwar * Teks/wacana * Tidak ada qawa’id secara eksplisit |
* Teks bahasa lisan: hiwar menampilkan pola kalimat * Teks/Wacana menam-pilkan pola kalimat * Latihan pola kalimat |
|
TEKNIK PENGA-JARAN |
* Menggunakan bahasa pengantar BI * Menjelaskan makna mufradat dan kalimat dengan BI (terjemah dsb.) * Latihan terjemah * Menganalisa jumlah dari segi qawa’id/i’rab * Banyak latihan analogi dan deduktif * Membandingkan BA – BI |
* Tidak menggunakan BI * Menjelaskan makna mufradat dan kalimat melalui sinonim, antonim, konteks, situasi, syarhul ma’na * Memperoleh qawaid melalui mumarasah * Tanya jawab, menirukan dan menghafal * Latihan ta’bir hur sejak awal * Tidak Membandingkan |
* Digunakan BI pada saat-saat ‘terpaksa’ * Tadribat/ drill substitusi tentang pola-pola kalimat melalui peniruan dan pengulangan * Digunakan media : Audio, Audio visual dalam latihan menyimak * Tidak Membandingkan |
|
EVALUASI |
Merujuk kpd tujuan |
Merujuk kpd tujuan |
Merujuk kpd tujuan |
EVALUASI METODE
|
QAWA’ID TARJAMAH (طريقة القواعد والترجمة) |
LANGSUNG (الطريقة المباشرة) |
DENGAR UCAP (الطريقة السمعية الشفوية) |
|
* Dapat mengakibatkan qawa’id sebagai ‘tujuan’, bukan sebagai alat * Pembelajaran terpusat di dalam kelas * Sulit berbahasa lisan * Beban guru relatif ringan * Cocok untuk kelas besar * Dapat membuat siswa mampu membaca dan menulis dalam waktu relatif singkat |
* Tercipta suasana belajar yang real dan hidup. * Motivasi belajar tinggi; * Ketiadaan bahasa ibu, pembelajaran tidak efisien * Siswa tidak memiliki pegangan (qawa’id) untuk berbahasa yang benar. * Memerlukan guru yang kreatif, inovatif dan mampu berbahasa lisan; * Dapat mengakibatkan intervensi BI dalam penggunaan kata-kata atau susunan kalimat. |
* Penguasaan struktur/pola kalimat * Tadribat/drill dapat mengakibatkan sikap membeo & generali-sasi salah (تعميم خاطئ) * Qawaid tidak mendapatkan porsi yang cukup * Memerlukan guru yang kreatif, inovatif dst;
|
Arabiyatuna Arabiyatuna
