Pengertian efikasi diri
Keberhasilan atau kegagalan individu dalam mencapai tujuan atau melaksanakan tugas dipengaruhi oleh keyakinan atas efikasi dirinya. Efikasi diri merupakan evaluasi individu atas kemampuan yang dimilikinya guna mencapai tujuan, melaksanakan tugas atau mengatasi hambatan (Baron dan Byrne, 1997). Sedangkan efikasi diri didefinisikan oleh Brehm dan Kassin (1990) sebagai keyakinan individu atas kemampuannya untuk menghasilkan outcome yang dikehendaki dalam situasi tertentu. Bandura (1986) menjelaskan bahwa efikasi diri adalah evaluasi individu tentang kemampuan dalam mengorganisir dan melaksanakan tindakan guna mencapai performance tertentu.
Bandura (1986) lebih lanjut mengemukakan bahwa perilaku individu dapat diprediksikan berdasar keyakinan individu atas kemampuan yang dimilikinya. Berdasar keyakinan tersebut individu dapat memanfaatkan secara optimal setiap pengetahuan dan ketrampilan untuk melaksanakan tugas dan mencapai tujuannya. Keyakinan yang kuat atas kemampuan diri akan menentukan kegigihan, ketekunan dan keuletan dalam melaksanakan tugas atau mencapai tujuan (Bandura dan Schunk,
1981). Dengan kata lain, efikasi diri adalah hasil evaluasi individu atas kemampuan
dan potensi diri yang akan menjadi dasar perilakunya untuk menghadapi tugas-tugas di waktu kemudian.
Bandura (1997) mengungkapkan bahwa efikasi diri merupakan hasil proses kognitif sosial yang berwujud keyakinan dan pengharapan serta keputusan pada kemampuannya dalam bertindak guna memperoleh hasil yang maksimal. Pengharapan kognitif menurut Bandura dapat diklasifikasikan menjadi dua golongan, yaitu pengharapan hasil dan pengharapan efikasi. Pengharapan hasil adalah prediksi individu akan hasil yang diperoleh berdasarkan perilaku yang dikerjakannya, sedangkan pengharapan efikasi merupakan keyakinan diri individu pada kemampuan dan tindakan guna mencapai keberhasilan.
Ind ividu dengan efikasi diri tinggi akan mempunyai mempunyai semangat dan ketekunan yang lebih kuat dalam mengatasi masalah, serta mampu memobilisasi energi yang lebih besar dalam menghadapi tantangan. Sebaliknya, individu dengan efikasi diri rendah mudah menyerah dan putus asa bila menghadapi kesulitan dan permasalahan (Bandura, 1997).
Dalam penelitian ini, efikasi diri dirumuskan sebagai keyakinan dan evaluasi diri dari individu atas segala kemampuannya untuk keberhasilan dalam berbicara di muka umum
Arabiyatuna Arabiyatuna
