Dimensi konsep diri
Fitts (dalam Tjipsastra, 1996) mengklasifikasikan konsep diri menjadi dua kategori yaitu internal dan eksternal.
a. Kategori internal memiliki 3 unsur yakni:
1) Diri identitas
Diri identitas merupakan konsep dasar dalam konsep diri yang membentuk siapa saya dan simbol yang dipilih untuk menjelaskan identitas dirinya. Dengan semakin bertambahnya pangalaman akan semakin banyak simbol yang dipergunakan untuk menjelaskan identitas diri. Setiap unsur identitas akan membentuk pola persepsi dan penafsiran terhadap fenomena lingkungan. Unsur identitas semakin diperkaya sejalan dengan peningkatan kemampuan dan perluasan interaksi dengan likungan. Para ahli teori diri (self theorist) menyebutkan pengaruh diri identitas sebagai subyek pada perilaku individu.
2) Diri pelaku
Diri pelaku berkaitan dengan perilaku individu berdasar stimulus internal maupun eksternal. Berdasar diri pelaku akan menentukan kesinambungan perilaku dan mempengaruhi perilaku untuk dimasukan pada abstraksi, simbolisasi, atau disatukan dengan diri identitas.
3) Diri penilai
Diri penilai merupakan hasil interaksi diri identitas dengan diri pelaku yang kemudian disatukan pada konsep diri. Individu memiliki kemampuan untuk mengamati, menyadari dan menilai penampilan perilakunya. Diri penilai bertugas
sebagai pengamat, penetap norma, pengkhayal, dan pembanding. Diri penilai bertugas pula untuk menghubungkan diri identitas dan diri pelaku.
b. Kategori eksternal memiliki 5 unsur, yakni :
1) Diri fisik
Diri fisik mencerminkan diri individu melihat keadaan fisik, kesehatan, kegagahan dan seksualitas.
2) Diri moral-etik
Diri moral-etik mengacu pada nilai- nilai moral, etika dan spiritual dalam mengevaluasi perilaku keagamaan, kebaikan dan kejahatan.
3) Diri personal
Diri personal mencerminkan pemahaman diri individu tentang nilai- nilai pribadi yang menggambarkan identitas diri. Penafsiran diri personal tidak berkaitan dengan penilaian terhadap fisik diri dan relasi dengan lingkungan.
4) Diri keluarga
Diri keluarga merupakan persepsi diri dalam lingkungan keluarga dan teman dekat. Diri keluarga merupakan dasar dalam memahami dan menilai d iri individu sebagai anggota keluarga dan bagian dari teman dekat.
5) Diri sosial
Diri sosial merupakan persepsi diri dalam berinteraksi dengan lingkungan sosial.
Kelima unsur kategori eksternal dari konsep diri yang akan menjadi obyek pengukuran dalam penelitian ini.
Arabiyatuna Arabiyatuna
