EVALUASI METODE
|
QAWA’ID TARJAMAH (طريقة القواعد والترجمة) |
LANGSUNG (الطريقة المباشرة) |
DENGAR UCAP (الطريقة السمعية الشفوية) |
|
* Dapat mengakibatkan penguasaan qawa’id sebagai ‘tujuan’, bukan sebagai alat * Terpusat pada pembelajaran di dalam kelas dengan hanya menggunakan buku pegangan * Siswa sulit berbahasa lisan * Beban guru relatif ringan * Cocok untuk kelas dengan jumlah siswa yang besar * Dapat membuat siswa mampu membaca dan menulis dalam waktu relatif singkat dibanding dengan metode yang lain. |
* Dapat menciptakan suasana belajar yang real dan hidup. * Motivasi belajar siswa tinggi; * Ketiadaan bahasa ibu, banyak waktu pembelajaran dihabiskan secara tidak efisien * Ketiadaan qawa’id secara eksplisit, siswa tidak memiliki pegangan untuk berbahasa yang benar. * Memerlukan guru yang kreatif, inovatif dan mampu berbahasa lisan; * Kegiatan ‘ta’bir hur’ dapat mengakibatkan intervensi BI dalam penggunaan kata-kata atau susunan kalimat. |
* Siswa menguasai struktur/pola kalimat dengan baik * Tadribat/drill dapat mengakibatkan sikap membeo & generalisasi yang salah (تعميم خاطئ) * Materi qawaid tidak mendapatkan porsi yang cukup, karena materi qawa’id yang dijelaskan hanyalah qawa’id yang tercermin dalam hiwar. * Memerlukan guru yang kreatif, inovatif dan mampu berbahasa lisan;
|
|
METODE EKLEKTIK (الطريقة الانتقائية) ? |
|
|
TUJUAN PEMBELAJARAN |
………………………………………………………………………………………………………… |
|
MATERI AJAR |
………………………………………………………………………………………………………… |
|
TEKNIK/MEDIA PENGAJARAN |
………………………………………………………………………………………………………… |
|
EVALUASI |
………………………………………………………………………………………………………… |
Arabiyatuna Arabiyatuna
