Faktor–Faktor yang mempengaruhi Pengambilan Keputusan
Menarik sekali untuk mengetahui apakah yang dapat mempengaruhi suatu proses pengambilan keputusan. Pengambilan keputusan ini merupakan proses wajar yang dialami oleh individu. Dalam prakteknya ternyata ada beberapa hal yang bisa mempengaruhi proses pengambilan keputusan. Siagian (1991) menyatakan bahwa ada aspek-aspek tertentu bersifat internal dan eksternal yang dapat mempengaruhi proses pengambilan keputusan. Adapun aspek internal tersebut antara lain :
a. pengetahuan
Pengetahuan yang dimiliki oleh seseorang secara langsung maupun tidak langsung akan berpengaruh terhadap pengambilan keputusan. Biasanya semakin luas pengetahuan seseorang semakin mempermudah pengambilan keputusan.
b. Aspek kepribadian
Aspek kepribadian ini tidak nampak oleh mata tetapi besar peranannya bagi pengambilan keputusan.
Aspek eksternal dalam pengambilan keputusan, antara lain :
a. Kultur
Kultur yang dianut oleh individu bagaikan kerangka bagi perbuatan individu. Hal ini berpengaruh terhadap proses pengambilan keputusan.
b. Orang lain
Orang lain dalam hal ini menunjuk pada bagaimana individu melihat contoh atau cara orang lain (terutama orang dekat ) dalam melakukan pengambilan keputusan. Sedikit banyak perilaku orang lain dalam mengambil keputusan pada gilirannya juga berpengaruh pada perilkau individu dalam mengambil keputusan.
Arroba (1998) menyatakan ada beberapa hal yang dapat mempengaruhi pengambilan keputusan yang dilakukan oleh seseorang, antara lain :
1. Informasi yang diketahui perihal permasalahan yang dihadapi
2. Tingkat pendidikan
3. Personality
4. Coping , dalam hal ini dapat berupa pengalaman hidup yang terkait dengan permasalahan (proses adaptasi).
5. culture
Pada penelitian ini tidak dilakukan pembahasan pada semua aspek yang ber- pengaruh terhadap pengambilan keputusan (seperti tersebut di atas), namun tanpa bermaksud menolak atau meniadakan aspek-aspek pengaruh tersebut , penelitian ini akan secara khusus mengupas keterkaitan aspek kepribadian terhadap proses pengambilan keputusan.
Berdasarkan beberapa batasan atau pengertian tentang pengambilan keputusan yang telah dipaparkan tersebut, maka dapat diberikan beberapa pokok atau point penting berkaitan dengan masalah pengambilan keputusan. Pertama, bahwa pengambilan keputusan seringkali berkaitan dengan munculnya permasalahan. Individu yang satu dengan individu yang lain tentu saja memiliki permasalahan yang berlainan, hal ini akan membuat pengambilan keputusan menjadi beragam antara individu yang satu dengan yang lainnya. Kedua, sebelum suatu keputusan diambil, seseorang akan menghadapi apa yang disebut oleh Matlin sebagai situasi pengambilan keputusan. Dalam kondisi ini individu melakukan pertimbangan, berpikir, menaksir, memprediksi dan melakukan pemilihan terhadap sejumlah alternatif yang ada. Ketiga, pengambilan keputusan tidak hanya meliputi proses kognisi dan afeksi saja, melainkan juga meliputi perilaku seseorang. Pengambilan keputusan yang diambil oleh seseorang akan mengontrol tindakannya. Berdasarkan hal tersebut dapat ditafsirkan perilaku seseorang merupakan produk dari keputusan yang diambil. Keempat, proses pengambilan keputusan ternyata juga dipengaruhi oleh aspek kepribadian seseorang.
Arabiyatuna Arabiyatuna
