Teori Persepsi dan Representasi Persepsi dalam Psikologi diartikan sebagai salah satu perangkat psikologis yang menandai kemampuan seseorang untuk mengenal dan 52 Lihat dalam Gregory Castle, Postkolonial Discourses An Anthology, (Massachutsetts: USA 2001). p. 504. 53 Hogg, Michael A. The Social Identity Perspective: Intergroup Relation, Self-Conception and Small Group. Journal ...
Read More »Kebudayaan, Etnis dan Identitas Sosial
Kebudayaan, Etnis dan Identitas Sosial Kebanyakan orang orang memahami kebudayaan selalu dikaitkan dengan hal-hal yeng berhubungan erat dengan kesenian, atau nilai-nilai yang diproduksi secara adiluhung oleh kalangan berpendidikan tinggi atau ningrat 42 Warsito, Op. cit. hal. 19. (aristokrat dalam khasanah terminologi Jawa). ...
Read More »Discourse of Social Change
Discourse of Social Change Psikologi sosial memiliki kedekatan dengan ilmu-ilmu sosial yang lainya. Oleh karena itu dalam memahami perubahan sosial kita bisa mengambil beberapa pengertian ada pada ilmu sosial lainya. Diskursus tentang perubahan sosial sangat problematik. Kata Sosial berasal dari kata sosius (latin) yang berarti teman. Dalam keseharian kata ...
Read More »Gay
Gay Istilah gay menunjuk pada homophili laki-laki. Gay berarti orang yang meriah. Istilah ini muncul ketika lahir gerakan emansipasi kaum homoseks36 (laki-laki maupun perempuan) yang dipicu oleh Peristiwa Stonewall di New York pada tahun 60-an. Istilah gay ini mengacu pada gaya hidup, suatu sikap bangga, terbuka, dan kadang-kadang militan ...
Read More »Persepsi Remaja Terhadap Pola Asuh Demokratis Orangtua
Persepsi Remaja Terhadap Pola Asuh Demokratis Orangtua Persepsi dibutuhkan sebagai dasar dalam proses psikologis. Kesuksesan individu dalam memberikan informasi yang akurat mengenai karakteristik yang ada di sekeliling individu tergantung pada kemampuan mempersepsikan suatu objek. Persepsi terhadap objek akan didahului oleh alat indera, hal ini ditegaskan oleh Branca (dalam Walgito,1991) ...
Read More »Evaluasi Kultural terhadap Terapi Tawa
Evaluasi Kultural terhadap Terapi Tawa Di Indonesia terapi Tawa ini belum dikenal masyarakat secara luas, dan baru dikenal sebagian orang. Meskipun di Indonesia materi atau kultur tentang humor ini sangatlah melimpah. Terapi Tawa telah dikenalkan kepada masyarakat melalui klub-klub tawa di beberapa rumah sakit, kelompok-kelompok masyarakat dan kantor-kantor. ...
Read More »Tahapan Terapi Tawa
Tahapan Terapi Tawa Tertawa alami adalah orang yang tertawa dengan sendirinya, dari dalam dirinya sendiri tanpa rangsangan atau bantuan melaui joke, humorm, atau nonton flim komedi dan lain-lain. Tertawa alami bisa dilakukan semua manusia tanpa membatasi usia, dengan mengikuti pelatihan tawa yang terproram. Berikut ini perbedaan mendasar ...
Read More »Kelebihan dan Kekurangan Terapi Tawa
Kelebihan dan Kekurangan Terapi Tawa Sebagai terapi dengan pendekatan yang holistik, terapi tawa tidak terlepas dari adanya kelebihan dan kekurangan. Kelebihan terapi tawa adalah, antara lain (Ariana, 2006): a) Terapi tawa merupakan terapi yang tidak membutuhkan banyak peralatan. Terapi ini dapat dilakukan dengan menggunakan media VCD, majalah, televisi, ...
Read More »Konsep Dasar Terapi Tawa
Konsep Dasar Terapi Tawa Saat kita berbahagia, secara alamiah kita banyak tersenyum dan tertawa. Kita tidak sadar membuat diri kita terlihat dan merasa riang. Saat suasan hati kita baik, raut muka kita secara alami mencerminkan jiwa kita yang riang. Saat kita merasa murung, secara alami kita terlihat murung ...
Read More »Fisiologi Tawa
Fisiologi Tawa Aspek-aspek emosi, termasuk tertawa, “diatur” oleh pusat emosi di dalam struktur otak yang dinamakan sistem limbic (limbic sistem). Sistem limbic berasal dari kata “limbus” yang berarti “batas”. Nama ini dipilih karena menunjukkan daerah fungsional yang dibatasi. Daerah itu sendiri dibentuk oleh beberapa komponen otak, antara lain hippocampus, ...
Read More »
Arabiyatuna Arabiyatuna
