Tuesday, 1 September 2026

Tag Archives:  

Teori-teori kepuasan kerja

Teori–teori kepuasan kerja   Jewell   dan    Siegal   (1998)   secara    ringkas   membagi    teori kepuasan kerja yang berkaitan dengan teori motivasi antara lain: 1.   Teori dua faktor (motivator-hygiene).   Herzberg   (Gibson,   1985)    memandang   bahwa   kepuasan   kerja berasal  dari      dua              kelompok  yaitu       satisfiers dan  dissatisfiers. Kelompok  satisfiers  adalah  kelompok  yang  akan  membuat  orang ...

Read More »

Pengertian kepuasan kerja

Pengertian kepuasan kerja.   Konsep  kepuasan  kerja  mempunyasi  definisi  yang  berbeda- beda  jika  dilihat  dari  pendapat  para  ahli,  namun  pada  prinsipnya mereka       mempunyai     pandangan         yang     sama                tentang            pengertian kepuasan kerja sebagai respon emosional dan afeksi. Robbins  (1998)  mendefinisikan  kepuasan  kerja  sebagai  suatu sikap  umum  seorang  individu  terhadap  pekerjaannya.  Penekatan  yang ...

Read More »

Kriteria konsep diri

Kriteria konsep diri   Konsep  diri    dapat  diklasifikasikan  menjadi  dua  kategori  yaitu  positif  dan negatif atau tinggi dan rendah. Brooks dan Emmert (dalam Rakhmat, 1985) membuat kriteria konsep diri menjadi positif dan negatif. Konsep diri positif dengan ciri-ciri : a.   memiliki perasaan setara dengan orang lain,   b.   percaya akan ...

Read More »

Perkembangan konsep diri

Perkembangan konsep diri   a.   Masa anak-anak sebagai dasar perkembangan konsep dasar.   Pada masa ini pemahaman individu tentang konsep diri belum jelas atau masih samar-samar.  Pembentukan yang masih samar-samar ini menjadi dasar pembentukan konsep diri di kemudian hari. Coopersmith (dalam Calhoun dan Acocella, 1990) berpendapat bahwa benih konsep diri ...

Read More »

Sumber-sumber efikasi diri

Sumber–sumber efikasi diri   Terdapat empat sumber yang dapat dipelajari   individu untuk menumbuhkan efikasi diri (Bandura, 1997), yakni : a.   Pencapaian prestasi, merupakan sumber efikasi diri paling besar karena individu   dapat  belajar  dari  pengalaman  memperoleh  keberhasilan  dan  kegagalan pada           masa  lalu.  Pengalaman  memperoleh  keberhasilan ...

Read More »

Dimensi efikasi diri

Dimensi efikasi diri   Efikasi diri berkaitan dengan evaluasi individu atas kemampuan dan potensi untuk menyelesaikan tugas kehidupannya. Bandura (1977) menyebutkan bahwa ada tigas aspek yang dapat digunakan untuk mengukur efikasi diri, yaitu :           a.   Tingkat kesulitan tugas, bahwa setiap masalah memiliki derajat kesulitan yang ...

Read More »

Mahasiswa sebagai kelompok remaja

Mahasiswa sebagai kelompok remaja   Mahasiswa strata satu rata-rata berada pada perkembangan masa remaja akhir. Memang diantara para ahli tidak terdapat kata sepakat tentang batasan usia remaja. 1.   Hurlock (1979) memberi batasan umur 13-18 tahun;   2.   Jersild (1967) dengan batasan remaja pada umur 12-21 tahun;   3.   Cole  (1963) ...

Read More »

Faktor-faktor yang mempengaruhi kecemasan berbicara di muka umum

Faktor–faktor yang mempengaruhi kecemasan berbicara di muka umum   Pengalaman masa lalu individu dapat menjadi sumber kecemasan sewaktu berbicara  di  muka  umum.  Adler  dan  Rodman  (1991)  menyebutkan  dua  faktor penyebab kecemasan   berbicara di muka umum, yaitu pengalaman   negatif di masa lalu dan pikiran tidak rasional. a. Pengalaman negatif masa lalu ...

Read More »

Aspek-aspek kecemasan berbicara di muka umum

Aspek–aspek kecemasan berbicara di muka umum   Burgoon dan Ruffner (1978) menyebutkan ada 3 aspek yang mempengruhi kecemasan  berbicara  di  muka  umum  yaitu  keengganan  (unwillingness),   tanpa ganjaran (unrewarding) dan tidak terkendali (uncontrol). a.   Keengganan  adalah  ketiadaan  minat  individu  melakukan  berbicara  di  muka,   sehingga ada usaha untuk menghindar bila melakukan ...

Read More »

Studi-Studi Mengenai Tengger Sebelumnya

Studi-Studi Mengenai Tengger Sebelumnya Sebelum karya-karya kontemporer tentang komunitas Tengger beredar. Pada era klasik atau jaman penjajahan  Belanda, bahkan naskah-naskah  lama era   Majapahit   cukup   memberikan   perhatian   dalam   melihat   kebudayaan     64    Edgar,   Andrew   and  Sedgwick,   Peter,   Key  Concept   in  Cultural   Theory.   (London. Routledge, 1999) p. 339. 65   Hibriditas  merupakan ...

Read More »