Thursday, 2 July 2026

Tag Archives: Kata

Pengertian Membaca

Membaca adalah salah satu dari empat keterampilan berbahasa. Dalam kegiatan membaca, kegiatan lebih banyak dititikberatkan pada keterampilan membaca daripada teori-teori membaca itu sendiri. Henry Guntur Tarigan menyebutkan tiga komponen dalam keterampilan membaca, yaitu: 1)            Pengenalan terhadap aksara-aksara serta tanda-tanda baca. 2)            Korelasi aksara beserta tanda-tanda baca dengan unsur-unsur linguistik yang ...

Read More »

Evaluasi Pembelajaran Mengarang

Evaluasi berarti memberi penilaian atau cara menilai. Penilaian merupakan upaya pengumpulan informasi untuk mengetahui seberapa jauh kompetensi berbahasa dan bersastra Indonesia yang sudah dicapai oleh siswa setelah beberapa tatap muka di kelas, pada tenggah semester, akhir semester, atau akhir tahun. Adapun aspek penilaian mencakup tiga ranah (kognitif, afektif, dan psikomotor), ...

Read More »

Jenis Karangan Eksposisi

  Kata ekposisi dipungut dari kata bahasa Inggris exposition sebenarnya berasal dari kata bahasa latin yang berarti membuka atau memulai (Finoza, 2004:204). Menurut Widyamartaya (1992:9-10), ekposisi bertujuan menyampaikan gagasan yang berupa fakta atau hasil-hasil pemikiran dengan maksud untuk memberitahu atau menerangkan sesuatu seperti masalah, mafaat, jenis, proses, rencana, atau langkah-langkah. ...

Read More »

Ciri-Ciri Karangan Narasi

  Setiap karangan mempunyai ciri tertentu. Adapun ciri-ciri karangan narasi menurut Semi (2003:31), yaitu 1)      berupa cerita tentang pengalaman manusia; 2)      kejadian atau peristiwa yang disampaikan dapat berupa peristiwa atau kejadian yang benar-benar terjadi, dapat pula berupa semata-semata imajinasi, atau gabungan keduanya; 3)      bedasarkan konflik. karena, tanpa konflik biasanya narasi ...

Read More »

Pandangan Ahmad Tohari tentang Humanisme sebagai Jalan Tengah

  Pada saat terjadi proses globalisasi –bukan saja secara ekonomi melainkan juga dan terutama secara budaya—yang sangat kuat, penetapan tujuan di gelanggang dunia menjadi semakin penting. Arus yang ada sangat keras, sehingga kita tidak merasa puas dengan beberapa konsep dari sumber rujukan yang memberikan ide sangat parsial tentang masyarakat. Kita ...

Read More »

Pandangan Ahmad Tohari tentang Humanisme sebagai Upaya Membentuk Paradigma dan Orientasi Kehidupan

Dalam novel Bekisar Merah terlukis sangat indah tentang hakikat kehidupan sebagai upaya membentuk paradigma dan kehidupan manusia di atas mahluk lain, juga sebagai upaya membenamkan manusia akan hakikatnya yang selalu bersama alam. Dalam gambaran di bawah ini secara tegas Ahmad Tohari mengemukakan secara eksplisit:   Di mata Darsa, pesona dan ...

Read More »

Berdzikir

Dalam al Qurán banyak sekali ayat yang menganjurkan agar ummat Islam senantiasa berdzikir atau mengingat Allah. Perintah berdzikir selalu dilengkapi dengan keterangan tentang jumlah yang seharusnya dilakukan sebanyak-banyaknya. Bahkan dalam sebuah ayat, diterangkan bahwa berdzikir itu agar supaya dilakukan tatkala sedang berdiri, duduk, dan berbaring. Padahal posis orang hanya pada ...

Read More »

Perlu Mengubah Istilah Koruptor

Selama ini orang sudah sangat membenci tindakan korupsi, kecuali bagi mereka yang memang sehari-hari menjalankannya. Didorong oleh rasa kebenciannya itu, tidak sedikit orang mengusulkan agar pelaku korupsi dihukum seberat-beratnya, misalnya dihukum mati. Dulu juga ada usul agar para koruptor diberi seragam khusus baju koruptor. Seragam itu dimaksudkan agar pelaku korupsi ...

Read More »

Berdemo : Apa Perlu ?

Seringkali saya ditanya tentang pandangan saya terhadap adanya demonstrasi yang sering dilakukan oleh mahasiswa di kampus-kampus atau juga ditempat lainnya. Pertanyaan itu biasanya sudah diarahkan pada dua pilihan, apakah saya setuju atau tidak. Tetapi penanya biasanya juga sudah memberikan argumentasi, bahwa demo itu penting untuk pembelajaran berdemokrasi. Selain itu, demo ...

Read More »

Dibutuhkan Kearifan Para Pemimpin

Sejak  terjadi reformasi,  pada sekitar pertengahan tahun 1998 yang lalu, suasana batin bangsa ini terasa berubah, hingga berbeda dengan kharakter yang sebenarnya dimiliki sebelumnya. Bangsa Indonesia yang selama itu dikenal sebagai bangsa yang santun, ramah, rendah hati, toleran, penuh kepedulian  terhadap sesama, ternyata berubah. Perubahan itu seringkali terasakan  sedemikian mencolok. ...

Read More »