pada umumnya. Bedanya dengan kantin lainnya, kantin kejujuran tidak memerlukan tenaga penjaga. Barang-barang yang dijual di kantin itu cukup diberi petunjuk harganya masing-masing. Siapa saja yang mau berbelanja cukup menaruh sejumlah uang di tempat yang telah disediakan sesuai dengan harga barang yang diambil. Dengan cara ini diharapkan, para siswa terbiasa ...
Read More »Fenomena Peningkatan Popularitas Santri
tidak semua muslim memilih partai politik yang berlabelkan Islam. Atau, tidak semua muslim mengkaitkan antara berpolitik dan beragama. Data tersebut menunjukkan, betapa banyak orang yang jika ditanya beragama Islam, tetapi tatkala memilih partai politik, mereka tidak memilih yang berlabelkan Islam. Antara beragama dan berpartai politik, tidak sedikit orang yang membedakannya. ...
Read More »Setelah Mengikuti Nasehat Kyai dalam Berbisnis
Penulis : Prof DR. H. Imam Suprayogo Rektor Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang
Read More »Resi, Kyai Dan Profesor
Penulis : Prof DR. H. Imam Suprayogo Rektor Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang
Read More »Ketika Kyai Membuka Kitab Putih Berbahasa Arab
Penulis : Prof DR. H. Imam Suprayogo Rektor Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang
Read More »Salah Satu Cara Kyai Mendidik Santri
Penulis : Prof DR. H. Imam Suprayogo Rektor Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang
Read More »Kyai Waro’ Kini Telah Langka
Penulis : Prof DR. H. Imam Suprayogo Rektor Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang
Read More »Musabaqoh Qiraátil Kutub
Ada lagi kegiatan bersama yang menarik, yang diselenggarakan oleh pesantren dan kemudian didukung oleh kementerian agama. Kegiatan itu adalah musabaqoh tilawatil kutub, yang pada saat ini diselenggarakan oleh salah satu pesantren di Kaliwungu, Kendal Jawa, Tengah. Sebelumnya, kegiatan serupa dikenal dengan sebutan musabaqoh tilawatil Qur’an, dilaksanakan mulai dari tingkat desa ...
Read More »Pandangan Maju Kyai Madura
Sebagaimana umumnya kyai, mereka selalu peduli terhadap ummatnya. Seorang tidak akan disebut sebagai seorang kyai, manakala tidak merasa diikuti dan bersama ummatnya. Oleh karena itu, sekecil apapun, mereka merasa memiliki tanggung jawab sosial. Kyai tidak pernah berpoikir hanya untuk dirinya sendiri. Oleh karena itu, kyai selalu menyebut ummat atau jamaáhnya. ...
Read More »Mengenang KH Maksum Oemar
Pada hari Senin, tanggal 9 Mei 2011, KH Maksoem Oemar, setelah beberapa hari mengalami sakit, dan dirawat di rumah sakit, ternyata berakhir dipanggil oleh Allah swt, beliau wafat. Bagi warga UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, wafatnya seorang kyai yang sangat sabar dan ikhlas ini dirasakan sangat sedih. Beliau sehari-hari adalah ...
Read More »
Arabiyatuna Arabiyatuna
