Masyarakat bahasa kehilangan seorang tokoh yang sepanjang hidupnya mengabdikan diri dalam pengembangan bahasa Indonesia. Siapa yang tidak mengenal Prof. Anton M. Moeliono di negeri ini. Beliau adalah guru besar emeritus di Fakultas Ilmu Budaya Universitas Indonesia dan pernah memimpin Pusat Bahasa periode 1984-1989. Pada era 1973-1977, beliau sering muncul di ...
Read More »Simposium Internasional Bahasa-Bahasa Jawa; untuk Melestarikan Bahasa dan Budaya Jawa
Dalam rangka menyambut Dies Natalis ke 7, 21 Juni 2011, layaknya perguruan tinggi lain memperingati hari kelahirannya, pada tanggal 23 -24 Juni 2011 UIN Malang menyelenggarakan simposium internasional tentang bahasa-bahasa Jawa yang disebut dengan istilah ISLOJ (International Symposium on the Languages of Java), meliputi bahasa Sunda, bahasa Jawa Tengah, bahasa ...
Read More »Runtuhnya Karakter Bangsa dan Urgensi Pendidikan Pancasila (2 Habis)
Selain terus terjadinya pergeseran kebijakan pendidikan Pancasila dari masa ke masa, persoalan lain yang tidak kalah pentingnya dalam menyumbang menurunnya karakter bangsa adalah kebijakan mengenai sekolah-sekolah unggulan, seperti RSBI (Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional), SBI (Sekolah Bertaraf Internasional), program akselerasi, sekolah favorit dan sebagainya. Sebagaimana saya tulis beberapa kali sebelumnya, terdapat ...
Read More »Runtuhnya Karakter Bangsa dan Urgensi Pendidikan Pancasila (1)
Runtuhnya karakter bangsa Indonesia yang mengemuka belakangan ini seperti terlihat pada memudarnya sikap toleran dan menghormati nilai-nilai pluralisme sehingga kekerasan begitu mudah terjadi serta sikap tidak setia pada negara dalam bentuk munculnya gerakan untuk mendirikan negara berlandaskan agama seperti NII ditengarai ada sesuatu yang tidak beres (there is something wrong) ...
Read More »Malang Tempo Doeloe Sebagai Fenomena Post-modernisme
* Artikel ini telah dimuat diharian Malang Post, Minggu 22 Mei 2011 Ada pemandangan sangat menarik di sepanjang jalan Ijen di kota Malang setiap bulan Mei sejak lima tahun terakhir, yakni suasana serba ‘doeloe’ mulai dari gambar atau foto kota Malang, jajanan (seperti tiwul, cenil, jadah, gelali), minuman, pakaian para ...
Read More »Fenomena Briptu Noorman Memecahkan Kebekuan Sosial
Tidak ada nama anggota polisi di Tanah Air yang lebih populer dua pekan terakhir dibanding nama Briptu Noorman Kamaru, anggota Kesatuan Brimob Polda Gorontalo. Nama Briptu Noorman tiba-tiba melejit dan menghiasi pemberitaan hampir di semua media cetak dan elektronik di Tanah Air. Bahkan dia sempat diundang Trans TV pada acara ...
Read More »Peringkat Pendidikan Indonesia Menurun
Berita Kompas (3/3/2011) mengenai menurunnya peringkat pendidikan Indonesia dari peringkat 65 pada tahun lalu menjadi 69 pada tahun ini cukup menyesakkan dada. Pasalnya, peringkat pendidikan menjadi tolok ukur kemajuan sebuah bangsa. Karena itu, dengan menurunnya peringkat pendidikan tersebut mudah dipahami jika kualitas manusia Indonesia pada umumnya rendah. Padahal, pemerintah telah ...
Read More »Pakaian Warok Ponorogo dalam Tinjauan Semiotika
Hari itu Minggu, 13 Maret 2011. Saya memperoleh undangan untuk menghadiri pertemuan keluarga besar Ponorogo yang ada di Malang, yang disebut Pawargo, artinya Paguyupan Warga Ponorogo. Paguyupan itu diprakarsai oleh beberapa senior warga Ponorogo yang ada di Malang beberapa tahun yang lalu dengan tujuan untuk menyambung silaturrahim dengan semua warga ...
Read More »Mesir Bergolak: Pelajaran bagi Para Diktator
Memasuki tahun 2011 warga dunia dikejutkan oleh tragedi politik di kawasan Timur Tengah, dimulai turunnya Presiden Tunisia, Ben Ali, dan diikuti aksi besar-besaran masyarakat Mesir yang menuntut Presiden Hosni Mubarak yang telah berkuasa sejak 1981 turun. Gejolak di Mesir bukan terjadi tiba-tiba. Masyarakat Mesir sudah lama merasakan ketidakpuasan terhadap kepemimpinan ...
Read More »Nasihat Imam Ghazali
Imam Ghazali dikenal sebagai salah seorang intelektual muslim terkemuka dalam ilmu tasawuf dan filsafat, cabang ilmu pengetahuan yang lebih menekankan pada pencarian hakikat kebenaran melalui perenungan yang mendalam. Sebagaimana diketahui ada empat sarana pencarian kebenaran oleh manusia, yaitu pancaindra, perenungan mendalam (filsafat), pendekatan ilmiah (penelitian), dan agama. Kedalaman ilmu Imam ...
Read More »
Arabiyatuna Arabiyatuna
