Berkali-kali saya mendengarkan pandangan dalam berbagai ceramah atau diskusi, bahwa tidak semestinya bangsa Indonesia ini banyak orang miskin dan apalagi tidak memiliki lapangan pekerjaan. Alasannya, negeri ini sangat subur dan kaya sumber daya alam. Selain itu, Indonesia juga sangat kaya sumber daya manusia. Jumlah penduduk yang sedemikian besar, adalah merupakan ...
Read More »Beberapa Catatan : Pengalaman Berhaga dari Mengikuti Kegiatan Muwasholah
Saya harus bersyukur ke hadirat Allah swt., yang atas idzin dan Ridho-Nya telah beberapa kali mengikuti kegiatan para Habaib, Kyai dan Ulama’ yang tergabung dalam majelis Muwasholah. Saya merasa mendapat manfaat yang sedemikian besar dari kegiatan itu, yang tidak saya peroleh dari tempat lain selama ini. Sholawat dan salam, semoga ...
Read More »Penggerak Pendidikan Muhammadiyah di Pedesaan
Sering dikatakan bahwa Muhammadiyah adalah gejala kota. Pandangan itu muncul karena organisasi ini kebanyakan diikuti oleh masyarakat kelas menengah ke atas dan berpendidikan. Tesis itu tidak salah, tetapi juga sebaliknya, tidak sepenuhnya benar. Ternyata tidak sedikit, penggerak Muhammadiyah juga ada di pedesaan, dan juga tidak berbeda keadaannya dengan penggerak organisasi ...
Read More »Kyai dan Pondok Pesantren
Jika kemarin pagi bakda subuh, saya menulis ——sebagaimana kebiasaan setiap pagi sepulang dari masjid, tentang Penggerak Pendidikan Muhammadiyah di pedesaan, maka kali ini hati saya tergerak menulis tentang pendidikan yang lazimnya dirintis dan dikelola oleh Kyai. Menyebut istilah Kyai, maka selalu berkait dengan organisasi Islam terbesar, yakni NU. ...
Read More »Tatkala Pendidikan Terlalu Diformalkan
Semula pendidikan hanya berlangsung sederhana, yakni dilakukan oleh orang tua masing-masing di dalam kehidupan keluarga. Tetapi dalam perkembangan selanjutnya, ketika masyarakat semakin maju seperti sekarang ini, pendidikan diurus oleh lembaga dan bahkan juga pemerintah. Pendidikan kemudian ada yang bersifat formal, selain yang masih bersifat informal dan non formal. Pendidikan yang ...
Read More »Memotong, Menerabas dan Memilih Jalan Lurus
Rasanya tepat kata-kata dalam judul tulisan ini saya gunakan untuk menggam barkan bagaimana mengubahSTAIN Malang menjadi UIN Malang dan mengembangkan nya lebih lanjut. Agar perubahan danperkembangan itu berjalan cepat, sengaja kadangkala menggunakan strategi memotong dan atau menerabas. Untuk meraih kemajuan, birokrasi kadang menjadi penghambat. Birokrasi selalu menggunakan tahap-ahap sedemikian panjang ...
Read More »Menurunnya Peringkat IPM Indonesia dan Kompleksitas Persoalan Pendidikan
Setiap akhir tahun The United Nations Development Programme atau Program Pembangunan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) selalu mengeluarkan peringkat Indeks Pembangunan Manusia (IPM) negara-negara anggotanya, termasuk Indonesia. IPM mengukur tingkat kemajuan suatu bangsa dengan menggunakan tiga indikator, yakni ekonomi, kesehatan, dan pendidikan. Pembangunan ekonomi dilihat dari angka pendapatan per kapita, kesehatan dilihat ...
Read More »Guru Utama: Jenjang Menuju Karier Puncak Guru
Upaya pemerintah untuk meningkatkan kualitas pendidikan dengan memberikan perhatian pada pendidik atau guru patut diapresiasi. Setelah hak dan kewajiban guru semakin jelas menyusul keluarnya Undang-Undang RI Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen yang menyatakan bahwa guru adalah tenaga profesional dengan berbagai implikasinya, kini pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Nasional ...
Read More »Runtuhnya Karakter Bangsa dan Urgensi Pendidikan Pancasila (2 Habis)
Selain terus terjadinya pergeseran kebijakan pendidikan Pancasila dari masa ke masa, persoalan lain yang tidak kalah pentingnya dalam menyumbang menurunnya karakter bangsa adalah kebijakan mengenai sekolah-sekolah unggulan, seperti RSBI (Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional), SBI (Sekolah Bertaraf Internasional), program akselerasi, sekolah favorit dan sebagainya. Sebagaimana saya tulis beberapa kali sebelumnya, terdapat ...
Read More »Runtuhnya Karakter Bangsa dan Urgensi Pendidikan Pancasila (1)
Runtuhnya karakter bangsa Indonesia yang mengemuka belakangan ini seperti terlihat pada memudarnya sikap toleran dan menghormati nilai-nilai pluralisme sehingga kekerasan begitu mudah terjadi serta sikap tidak setia pada negara dalam bentuk munculnya gerakan untuk mendirikan negara berlandaskan agama seperti NII ditengarai ada sesuatu yang tidak beres (there is something wrong) ...
Read More »
Arabiyatuna Arabiyatuna
