Judul di atas layaknya diajukan oleh seorang dokter, bukan orang awam seperti saya. Sebab, secara moral akademik memang dokter yang punya otoritas untuk berbicara dan menjelaskan penyebab sakit seseorang. Saya membahas judul di atas berangkat dari pengalaman ketika mengantar seorang teman yang punya keluhan nyeri dan sakit di sebagian anggota ...
Read More »Setelah Nazaruddin, Siapa lagi?
Adagium ‘tidak ada teman abadi, tetapi kepentingan abadi dalam politik’ sangat tepat untuk menggambarkan gonjang -ganjing politik di Tanah Air akhir-akhir ini yang mengguncang partai penguasa saat ini antara bendahara Partai Demokrat Nazaruddin dan Ketua Umumnya. Anas Urbaningrum. Pasalnya setelah disangka melakukan tindak korupsi dan melarikan diri ke luar negeri ...
Read More »Dunia Kebahasaan Indonesia Kehilangan Seorang Tokoh
Masyarakat bahasa kehilangan seorang tokoh yang sepanjang hidupnya mengabdikan diri dalam pengembangan bahasa Indonesia. Siapa yang tidak mengenal Prof. Anton M. Moeliono di negeri ini. Beliau adalah guru besar emeritus di Fakultas Ilmu Budaya Universitas Indonesia dan pernah memimpin Pusat Bahasa periode 1984-1989. Pada era 1973-1977, beliau sering muncul di ...
Read More »Peribahasa sebagai Ajaran Moral
Ungkapan “bahasa menunjukkan bangsa” tampaknya masih tetap relevan hingga saat ini. Bahasa bukan saja alat komunikasi untuk menyampaikan pesan kepada orang lain, tetapi juga menggambarkan budaya penggunanya. Bahasa yang kaya kosakata menunjukkan kekayaan budaya pemiliknya, dan sebaliknya. Bahasa Inggris, bahasa Arab ,dan bahasa China adalah sebagian kecil dari bahasa-bahasa dunia ...
Read More »Simposium Internasional Bahasa-Bahasa Jawa; untuk Melestarikan Bahasa dan Budaya Jawa
Dalam rangka menyambut Dies Natalis ke 7, 21 Juni 2011, layaknya perguruan tinggi lain memperingati hari kelahirannya, pada tanggal 23 -24 Juni 2011 UIN Malang menyelenggarakan simposium internasional tentang bahasa-bahasa Jawa yang disebut dengan istilah ISLOJ (International Symposium on the Languages of Java), meliputi bahasa Sunda, bahasa Jawa Tengah, bahasa ...
Read More »Ternyata Manusia hanya Bisa Berencana, tetapi Tetap Tuhan yang Menentukannya
Kalimat pada judul di atas layak saya tulis karena peristiwa yang saya alami pada Senin, 26 Juni 2011 membuktikan ungkapan tersebut. Betapa tidak. Sesuai agenda, Senin 26 Juni 2011 saya diminta menjadi salah seorang nara sumber pada seminar bertema “Current Issues on Linguistics and Literature: Synthesizing the Concepts of Linguistics ...
Read More »Runtuhnya Karakter Bangsa dan Urgensi Pendidikan Pancasila (2 Habis)
Selain terus terjadinya pergeseran kebijakan pendidikan Pancasila dari masa ke masa, persoalan lain yang tidak kalah pentingnya dalam menyumbang menurunnya karakter bangsa adalah kebijakan mengenai sekolah-sekolah unggulan, seperti RSBI (Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional), SBI (Sekolah Bertaraf Internasional), program akselerasi, sekolah favorit dan sebagainya. Sebagaimana saya tulis beberapa kali sebelumnya, terdapat ...
Read More »Runtuhnya Karakter Bangsa dan Urgensi Pendidikan Pancasila (1)
Runtuhnya karakter bangsa Indonesia yang mengemuka belakangan ini seperti terlihat pada memudarnya sikap toleran dan menghormati nilai-nilai pluralisme sehingga kekerasan begitu mudah terjadi serta sikap tidak setia pada negara dalam bentuk munculnya gerakan untuk mendirikan negara berlandaskan agama seperti NII ditengarai ada sesuatu yang tidak beres (there is something wrong) ...
Read More »Gerakan Non Blok: Sejarah dan Relevansinya
(Artikel ini telah dimuat di harian Malang Post, Minggu, 19 Juni 2011)Setiap kali para pemimpin negara-negara anggota Gerakan Non Blok (GNB) berkumpul untuk menyelenggarakan konferensi puncak, saya teringat dengan pengalaman ketika ikut serta pada Konferensi Tingkat Tinggi GNB ke X di Jakarta tahun 1992. Saat itu, saya bergabung dalam ...
Read More »Sopir Jujur itu Bernama ‘Melon’
Dalam perjalanan dari bandara menuju tempat acara berlangsung di ibu kota provinsi Sumatera Utara, saya naik mobil dari sebuah biro perjalanan yang menjual jasa di bandara tersebut. Setelah menunggu beberapa saat, mobil berangkat. Bersama saya, ada empat penumpang lain. Saya duduk di bagian belakang. Di samping saya, duduk seorang ibu ...
Read More »
Arabiyatuna Arabiyatuna
