Friday, 1 May 2026

Dimensi-dimensi komitmen organisasi

Dimensi-dimensi komitmen organisasi.   Allan dan Meyer (1990) dan Meyer et al., (1989) mengajukan tiga bentuk komitmen organisasi yang terdiri atas: 1.   Komitmen   afektif,   yaitu   keikatan   emosional,   identifikasi   dan   keterlibatan  dalam  suatu  organisasi.  Individu  menetap  dalam suatu organisasi karena keinginan sendiri. 2.   Komitmen     kontinuans,       yaitu      komitmen      individu     yang didasarkan        ...

Read More »

Pengertian komitmen organisasi

Pengertian komitmen organisasi.   Mowday, Porter, dan Steers (dalam Meyer dan kawan-kawan,   1993) mendefinisikan komitmen organisasi sebagaimana yang pernah digambarkan   Porter,   yaitu   sebagai   sifat   hubungan   seorang   individu dengan  organisasi  yang  memungkinkan  seseorang  dengan  komitmen tinggi   akan   memperlihatkan   keinginan   kuat   untuk   menjadi   anggota organisasi      yang                   bersangkutan,              kesediaan   untuk    berusaha   sebaik ...

Read More »

Dimensi-dimensi komunikasi interpersonal

Dimensi-dimensi komunikasi interpersonal.   De  Vito  (1997)  menyatakan  agar  komunikasi interpersonal berlangsung dengan efektif, maka ada beberapa aspek yang harus diperhatikan oleh para pelaku komunikasi interpersonal tersebut. a.  Keterbukaan (openness)   Keterbukaan dapat dipahami sebagai keinginan untuk membuka  diri  dalam  rangka  berinteraksi  dengan  orang  lain. Kualitas keterbukaan mengacu pada sedikitnya ...

Read More »

Komunikasi dalam organisasi

Komunikasi dalam organisasi.   Desain       organisasi        harus       memungkinkan        terjadinya komunikasi keempat arah yang berbeda, yaitu: ke bawah, ke atas, horisontal,                serta   diagonal   (Gibson,   Ivancevich,   dan   Donnelly, 1996).   1.   Komunikasi ke bawah (downward communication).   Komunikasi  ke  bawah  mengalir  dari  individu  dari  hierarki  atas ke hierarki bawah dalam sebuah organisasi. ...

Read More »

Dimensi-dimensi kepuasan kerja

Dimensi-dimensi kepuasan kerja   Locke dalam Dunnette (1983) membagi tujuh dimensi kerja yang     merupakan             pengembangan                           Locke      sebelumnya      dan mempunyai kontribusi terhadap kepuasan kerja, yaitu: a.    Pekerjaan,       termasuk      minat      intrinsik,       variasi      tugas,   kesempatan    belajar,     kesulitan     kerja,     jumlah     kerja,               kesempatan   untuk    berhasil,    kontrol   terhadap   ...

Read More »

Teori-teori kepuasan kerja

Teori–teori kepuasan kerja   Jewell   dan    Siegal   (1998)   secara    ringkas   membagi    teori kepuasan kerja yang berkaitan dengan teori motivasi antara lain: 1.   Teori dua faktor (motivator-hygiene).   Herzberg   (Gibson,   1985)    memandang   bahwa   kepuasan   kerja berasal  dari      dua              kelompok  yaitu       satisfiers dan  dissatisfiers. Kelompok  satisfiers  adalah  kelompok  yang  akan  membuat  orang ...

Read More »

Pengertian kepuasan kerja

Pengertian kepuasan kerja.   Konsep  kepuasan  kerja  mempunyasi  definisi  yang  berbeda- beda  jika  dilihat  dari  pendapat  para  ahli,  namun  pada  prinsipnya mereka       mempunyai     pandangan         yang     sama                tentang            pengertian kepuasan kerja sebagai respon emosional dan afeksi. Robbins  (1998)  mendefinisikan  kepuasan  kerja  sebagai  suatu sikap  umum  seorang  individu  terhadap  pekerjaannya.  Penekatan  yang ...

Read More »

Hubungan antara konsep diri dengan kecemasan berbicara di muka umum

Hubungan antara konsep diri  dengan kecemasan  berbicara di muka umum   Fits,  dkk.  (dalam  Partosuwido,  1979)  menyatakan  bahwa  individu  yang memiliki  harga  diri  yang  tinggi  akan  mampu  membentuk  konsep  diri                                                   positif. Menurut  Rakhmat  (1985)              konsep  diri  merupakan  dasar  individu  berperilaku, sehingga   perilaku   individu   dapat   diprediksikan   berdasar   konsep   diri                                                                     yang dimilikinya. ...

Read More »

Konsep diri mahasiswa sebagai kelompok remaja

Konsep diri mahasiswa sebagai kelompok remaja   Cooley (dalam Rakhmat, 1985) menyebut konsep diri sebagai  looking glass self, artinya individu pada saat bersamaan menjadi subyek dan obyek persepsi sekaligus. Pernyataan Cooley menegaskan bahwa konsep diri                                                                                      bukan sesuatu yang bersifat genetis, tetapi hasil ciptaan sosial. Grinder (1978) mengungkapkan konsep diri       berkembang ...

Read More »

Isi konsep diri

Isi konsep diri   Konsep diri merupakan suatu asumsi-asumsi mengenai kualitas diri (personal) yang  meliputi  penampilan  fisik,  motivasi  dan  pencapaian  tujuan.  Konsep  diri merupakan sekumpulan informasi kompleks yang dipegang atau diyakini individu tentang dirinya (Baron & Byrne, 1994). Snygg dan Combs, 1949, (dalam Lauer dan Handel, 1983)    mengemukakan bahwa konsep ...

Read More »