Pada dasarnya kromosom Y tidak ada hubungannya dengan determinasi seks, namun kromosom Y memiliki peran penting dalam fertilitas jantan Drosophila melanogaster. Determinasi seks dikendalikan oleh faktor-faktor untuk sifat jantan yang terdapat dalam semua autosom serta diimbangi dengan faktor-faktor untuk sifat betina yang terdapat dalam kromosom-kromosom X (Stansfield, 1983). Hal ini juga diungkapkan Kimball (1983) bahwa kromosom Y pada kebanyakan insekta termasuk lalat buah secara genetik tampak tidak aktif dan autosomlah mempunyai penentu jantan dan diperlukan dua buah kromosom X untuk menutupi pengaruhnya sehingga menghasilkan betina. Sehingga dinyatakan penentu fenotip kelamin D. melanogaster merupakan hasil interaksi antara determinasi jantan pada autosom dan determinasi betina pada kromosom kelamin X. Jenis kelamin ditentukan oleh gen. Gen yang bertanggung jawab dalam penentuan kelamin makhluk hidup misal: D. Melanogaster tidak hanya satu pasang, tetapi banyak pasang yang terletak pada kromosom kelamin maupun autosom.
Arabiyatuna Arabiyatuna
