Remaja merupakan aset bangsa yang diharapkan dapat meneruskan pembangunan yang telah dirintis oleh generasi sebelumnya dan sekaligus diharapkan memberikan kontribusi positif yang bermanfaat pada bangsa. Remaja diharapkan mampu menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi disertai landasan iman yang kokoh sehingga mampu menghasilkan karya dan cipta yang akan dipersembahkan pada bangsa Indonesia. ...
Read More »Epistemologi psikoanalisis Sigmund Freud pada periode klasik
Epistemologi psikoanalisis Sigmund Freud pada periode klasik Psikoanalisis layak disebut sebagai aliran psikologi yang paling berpengaruh di dunia ilmu pengetahuan. Pengaruh tersebut tergambar pada salah satu pernyataan Erich Fromm sebagai ilmuwan yang secara giat mengkaji pemikiran psikoanalisis. Fromm menyebut pendiri psikoanalisis, Sigmund Freud sebagai arsitek dunia modern seperti halnya Einstein ...
Read More »Hubungan Status Identitas Ego Remaja dangan Jenis Kelamin
Hubungan Status Identitas Ego Remaja dangan Jenis Kelamin Erikson (dalam Santrock, 1999) menyatakan bahwa identitas lebih dahulu dicapai oleh remaja laki-laki daripada perempuan. Remaja perempuan lebih dulu mencapai intimacy daripada mencapai identitas ego. Hal yang serupa dikemukakan oleh Marcia (dalam Lacombe dan Guy, 1998) bahwa perempuan ...
Read More »Hubungan antara Status Identitas Ego Remaja Tengah dengan Pola
Hubungan antara Status Identitas Ego Remaja Tengah dengan Pola Asuh Demokratis Lingkungan rumah adalah salah satu faktor yang menentukan proses perkembangan remaja,ini meliputi bagaimana interaksi antara orangtua dan remaja. Pola asuh orangtua memegang peranan dalam proses perkembangan tersebut. Salah satunya adalah perkembangan identitas pada remaja. Lovinger (dalam Lippe ...
Read More »Androgini
Androgini Heilbrun (dalam Richmond,1992) menyatakan bahwa istilah androgini adalah diambil dari kata Yunani, yaitu andro yang berarti laki-laki dan gyn yang berarti perempuan. Ini berarti bahwa androgini merupakan peran jenis yang memiliki skor yang tinggi baik sifat feminin maupun maskulin dan ...
Read More »Pembentukan status identitas ego pada remaja tengah
Pembentukan status identitas ego pada remaja tengah Meraih status Identitas ego merupakan tugas yang harus dicapai oleh remaja berkaitan dengan perkembangan psikososial yang ada di masa tersebut. Pembentukan identitas ego ini memerlukan proses kematangan kognisi, emosi dan sosial dari remaja yang bersangkutan. Menurut Erikson (dalam Marcia, dkk, 1993) pembentukan ...
Read More »Faktor-faktor yang Mempengaruhi Perkembangan Identitas Ego
Faktor-faktor yang Mempengaruhi Perkembangan Identitas Ego Keberhasilan individu dalam mencapai identitas ego, khususnya remaja akan dipengaruhi oleh beberapa faktor (Berzonsky, 1983; Fuhrmann, 1990; Marcia, 1993) sebagai berikut: a. Adanya identifikasi dengan orangtua sampai usia remaja. Hasil penelitian yang dilakukan oleh Schiaffino, dkk (2001) mengenai proses identifikasi melalui attachment mahasiswa ...
Read More »Pengertian Identitas Ego
Pengertian Identitas Ego Menurut Fuhrmann (1990), seseorang telah dikatakan mempunyai identitas ego berarti ia mempunyai suatu konsep diri yang realistik, yang meliputi baik penguasaan fisik maupun kognitif terhadap lingkungan serta mempunyai kesadaran sosial di dalam suatu masyarakat tertentu. Individu yang mempunyai identitas yang kuat menyadari adanya kontuinitas dirinya dengan ...
Read More »Status Identitas Ego Remaja Tengah ditinjau dari Persepsi Pola Asuh Demokratis, Peran Jenis dan Jenis Kelamin
Remaja merupakan aset bangsa yang diharapkan dapat meneruskan pembangunan yang telah dirintis oleh generasi sebelumnya dan sekaligus diharapkan memberikan kontribusi positif yang bermanfaat pada bangsa. Remaja diharapkan mampu menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi disertai landasan iman yang kokoh sehingga mampu menghasilkan karya dan cipta yang akan dipersembahkan pada bangsa Indonesia. ...
Read More »Hakikat Manusia dalam Al-Quran
Al-Qur’an menegaskan kualitas dan nilai manusia dengan menggunakan tiga macam istilah yang satu sama lain saling berhubungan, yakni al-insaan, an-naas, al-basyar, dan banii Aadam. Manusia disebut al-insaan karena dia sering menjadi pelupa sehingga diperlukan teguran dan peringatan. Sedangkan kata an-naas (terambil dari kata an-naws yang berarti gerak; dan ada juga ...
Read More »
Arabiyatuna Arabiyatuna
