Pramoedya Ananta toer, anak sulung bapak Mastoer dan Ibu Oemi Saidah. Ayahnya yang lahir pada 5 Januari 1896[1] berasal dari kalangan yang dekat dengan agama Islam, seperti misalnya jelas dari nama orang tuanya, Imam Badjoeri dan Sabariyah. Ayah Mastoer menjadi naib di sebuah desa di Kediri: mula-mula di Plosoklaten, ...
Read More »RISALAH AQIQAH
Menghidupkan Sunnah Nabi saw. dengan ‘Aqiqah “Barang siapa yang menghidupkan sunnahku disaat terjadi kerusakan pada ummatku maka baginya pahala seseorang yang mati syahid.” (Rasulullah saw.) Hadits ini menyadarkan kita akan pentingnya kembali pada kehidupan Islami dan menghidupkan sunnah Nabi saw. terutama di saat ummat mulai cenderung dan terpedaya dengan segala ...
Read More »Berzikir Sambil Menjajakan Tape Ketan
Menurut cerita, tidak pernah dagangannya nyisa, karena tidak laku. Setiap menjelang sore tape dagangannya terjual habis. Juga ia tidak memiliki langganan tetap. Pada setiap hari para pembelinya selalu bergantian. Pembeli kemarin, berbeda dengan pembeli hari ini. Ia pun berjualan tidak menetap. Sehari ke suatu desa dan pada hari lainnya ke ...
Read More »Belajar Bersabar Dari Sopir Taksi
daerah-daerah Cilacap, Tegal, Purwakarta, Yogyakarta, Solo. Selain itu juga sering saya bertemu mereka dari Medan. Tetapi, selama ini jarang sekali saya dapatkan sopir taksi dari Madura. Orang Madura biasanya lebih menyukai bekerja sebagai pedagang, termasuk jual sate kambing, di mana-mana. Mungkin sebagaimana dengan orang Padang, lebih menyukai membuka usaha rumah ...
Read More »Desa Gemaharjo
daerah ini berupa pegunungan, dan jalan menuju ke sana pada tahun tersebut belum beraspal, kendaraan tidak banyak. Dulu, hanya mobil jeep willis, yang bisa nyampai ke desa ini, dan jumlahnya hanya beberapa saja. Oleh sebab itu orang tatkala bepergian lebih memilih berjalan kaki. Pada saat sekarang, keadaannya sudah jauh berbeda. ...
Read More »Ketika Islam Baru Dimaknai Sebatas Sebagai Agama
agama, maka yang terbayang adalah kegiatan yang terkait dengan spiritual. Orang menyatakan agama penting, oleh karena kegiatan agama dipandang sebagai upaya menumbuhkan kehidupan spiritual, yang merupakan bagian penting dari kehidupan seseorang. Spiritual kemudian dimaknai sebagai kegiatan batin atau ruhani. Kegiatan agama juga disebut sebagai kegiatan runahi, sehingga kemudian muncul istilah ...
Read More »Rumah Tanpa Penghuni
Dalam kunjungan ke desa beberapa hari lalu, saya menemukan rumah aneh. Rumah itu berukuran cukup besar, tetapi tidak ada satu pun penguhinya. Suami isteri pemiliknya sudah lama meninggal. Sedang ahli warisnya sudah berdomisili di tempat lain, sehingga sehari-hari tidak pernah bisa menungguinya. Harta kekayaan yang tersisa dari keluarga yang ...
Read More »Melatih Sabar dan Ikhlas dalam Menghadapi Peristiwa Kematian
Beberapa hari lalu, saya berkunjung ke rumah seorang sahabat dekat yang baru saja ditinggal mati keluarganya. Ketika itu saya datang tepat pada peringatan hari yang ketujuh. Sebagaimana biasa, ketika ada kematian, di lingkungan masyarakat itu diselenggarakan pembacaan surat Yaasin dan tahlil bersama-sama. Hadir para tetangga, sanak famili, sahabat dekat, dan ...
Read More »Makam Nabi dan Orang-Orang Terkemuka Lainnya
Ada saja sementara orang yang kurang mempedulikan terhadap makam, bahkan siapapun orang yang dimakamkan di tempat itu. Orang yang telah meninggal dunia dan sudah dimakamkan, maka dianggap selesai dan tidak memiliki makna apa-apa. Oleh karena itu seseorang boleh dimakamkan di mana saja, asalkan tidak mengganggu, baik keindahan maupun kesehatan. Namun ...
Read More »Mengenang KH Maksum Oemar
Pada hari Senin, tanggal 9 Mei 2011, KH Maksoem Oemar, setelah beberapa hari mengalami sakit, dan dirawat di rumah sakit, ternyata berakhir dipanggil oleh Allah swt, beliau wafat. Bagi warga UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, wafatnya seorang kyai yang sangat sabar dan ikhlas ini dirasakan sangat sedih. Beliau sehari-hari adalah ...
Read More »
Arabiyatuna Arabiyatuna
