Friday, 4 September 2026

Tag Archives: menurut

Maksim Penerimaan (Approbation Maxim)

Diutarakan dengan kalimat komisif dan impositif. Agar setiap penutur sedapat mungkin menghindari mengatakan sesuatu yang tidak mengenakan orang lain, terutama kepada orang yang diajak bicara (lawan tutur). Contoh pematuhan : + : Saya mengundangmu ke rumah untuk makan malam. –  : Terima kasih (Wijana, 1996; 57)   Dengan perkataan lain, ...

Read More »

Maksim Kebijaksanaan (Tact Maxim)

Setiap peserta pertuturan meminimalkan kerugian orang lain atau memaksimalkan keuntungan bagi orang lain. Contoh pematuhan: + : Mari saya bawakan buku Anda. – : Jangan tidak usah (Wijana, 1996: 56)   Dengan perkataan lain, menurut maksim ini, kesantunan dalam bertutur dapat dilakukan apabila maksim kebijaksanaan dilaksanakan dengan baik.

Read More »

Ragam Bahasa

  Ragam bahasa adalah variasi bahasa menurut pemakaian yang berbeda-beda menurut topik yang dibicarakan, menurut hubungan pembicara, kawan bicara, dan orang yang dibicarakan dan menurut medium pembicaraan (Kridalaksana, 2001:184). Ragam bahasa yang terjadi tergantung pemakaian topik yang dibicarakan, misalnya ada yang resmi tidak resmi, santun tidak santun, bijak tidak bijak ...

Read More »

Tinjauan Teoritis Mengenai Pelayanan

2.3.1. Pengertian Pelayanan Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (1997:571) pengertian pelayanan adalah merupakan kemudahan yang diberikan sehubungan dengan proses jual beli barang dan jasa. Sedangkan menurut Fred Luthans yang dikutip dalam bukunya Moenir (1995:16) pelayanan adalah sebuah proses pemenuhan kebutuhan melalui aktifitas orang yang menyangkut segala usaha yang dilakukan orang ...

Read More »

Sumber Dana Bank

Menurut Thomas Suyatno et. al (2003:33) dalam garis besarnya sumber dana bagi sebuah bank ada tiga, yaitu: Dana yang bersumber dari bank itu sendiri adalah dana berbentuk modal disetor yang berasal dari pemgang saham dan cadangan-cadangannya serta keuntungan bank yang belum dibagikan kepada para pemegang saham, sejauh belum keluar dari ...

Read More »

Pendekatan Agama Secara Sempurna dalam Membangun Budaya Kerja

Kegiatan spiritual seperti itulah yang disebut sebagai beragama. Sedangkan bekerja yang juga seharusnya dimaknai sebagai bagian ibadah, belum mendapatkan perhatian secara cukup. Atas dasar pandangan ini, maka menurut hemat saya membangun budaya kerja di lingkungan Departemen Agama, dalam perspektif Islam, adalah meningkatkan kualitas ke Islaman bagi umat Islam sendiri. Kualitas ...

Read More »

Solidaritas Tuna Netra

Sekali-kali kalau lagi kecapekan, saya mengundang juru pijat ke rumah. Tidak selalu, biasanya tiga atau empat bulan sekali.  Pemijat profesional langganan saya tersebut  kebetulan seorang tuna netra. Menurut ceritanya, ia mendapatkan ketrampilan memijat  dari kursus hingga berhasil mendapatkan sertifikat. Sudah cukup lama saya menggunakan jasanya, karena  merasa cocok betul dengan ...

Read More »

Menghargai Para Peraih Prestasi

Bersamaan dengan dilaksanakan upacara bendera pada tanggal 17 Agustus 2010 di UIN Maliki Malang  diberikan penghargaan kepada para dosen dan karyawan yang berprestasi. Sebagaimana beberapa kali sebelumnya diumumkan bahwa, bagi para dosen dan karyawan yang berprestai akan diberikan penghargaan.      Untuk memenuhi janji tersebut, maka dibentuk tim penilai yang ...

Read More »

Korupsi Ternyata Ada Di Mana-Mana

Semua orang rupanya sudah sangat membenci perbuatan korup, sampai-sampai ada buku yang berjudul korupsi itu kafir. Sedemikian benci terhadap tindakan korupsi,  sehingga pelakunya disebut kafir. Padahal, menurut keyakinan Islam,  orang yang mengingkari adanya Tuhan, —–yang disebut kafir itu,  tidak akan pernah masuk surga. Tempat mereka di akherat nanti adalah di ...

Read More »

Memaknai Fatwa Haram Merokok Sebagai Pertanda Kasih Sayang

Ketika saya masih kecil, hidup dengan orang tua, banyak sekali larangan yang diberikan. Misalnya, saya tidak boleh keluar malam tatkala keadaan lagi hujan, tidak boleh membolos sekolah, tidak boleh makan sambil berdiri, tidak boleh bertengkar, tidak boleh menyakiti hati teman-teman dan lain-lain. Ibu saya melarang saya melakukan hal-hal seperti contoh ...

Read More »