Hari Ahad, tanggal 10 Januari 2010 yang lalu, saya diundang oleh Pengasuh Pesantren al Munawariyah Sudimoro, Bululawang dalam acara wisuda para santri dan sekaligus peringatan Haul para pendirinya. Saya hadiri undangan itu, sekalipun datang agak terlambat, karena pagi itu berangkat dari Jakarta. Pada kesempatan itu, saya diminta untuk memberikan mauidhoh ...
Read More »Menjawab Pertanyaan Kyai Maftuh Said
Di Malang selatan, tepatnya Kecamatan Bululawang, desa Sudimoro, terdapat pesantren yang agak unik. Para santrinya kebanyakan masih seusia anak-anak serkolah dasar, bahkan setingkat Taman Kanak-Kanak. Pesantren ini lebih mengkhususkan pada kegiatan menghafal al Qurán. Orang sekitar menyebut pesantren tahfidz al Qurán bagi anak-anak. Pesantren ini, satrinya cukup banyak, berasal dari ...
Read More »Memuliakan Kaum Ibu
Hari ini, tanggal 22 Desember, dikenal sebagai hari ibu. Rasanya memang tepat, kaum ibu mendapatkan perhatian secara khusus oleh semuanya saja. Ibu harus dihormati dan diposisikan pada tempat yang mulia. Agama juga mengajarkan hal yang demikian itu. Sampai ada hadits nabi, yang mengatakan bahwa sorga berada di bawah telapak kaki ...
Read More »Mengukur Tingkat Keberagamaan Masyarakat
Jika kualitas keberagamaan masyarakat hanya dilihat dari kegiatan ritualnya, maka sesungguhnya bangsa ini sudah amat religius. Masjid-masjid setiap subuh dan juga waktu-waktu sholat lainnya mengumandangkan adzan yang bisa didengar dari arah mana saja. Gereja-gereja, pura, dan wihara pada waktu-waktu tertentu, dipenuhi oleh jamaáh yang melakukan kebaktian. Hampir-hampir di negeri ini ...
Read More »Belenggu
Bangsa ini sudah lebih dari 60 tahun merdeka. Karena itu sudah memiliki umur panjang, lebih dari setengah abad. Pengalaman juga sudah banyak. Pernah dipimpin oleh enam orang presiden secara bergantian. Di antara ke enam presiden itu, ada yang berlatar bekalang sipil, tentara, kyai, dan bahkan juga ilmuwan. Rasanya komplit. Negeri ...
Read More »Membangun Kesadaran Diri
Kemarin pagi saya menulis tentang belenggu, yaitu sesuatu yang menjadikan seseorang, kelompok, atau bahkan bangsa tidak memiliki vitalitasnya sehingga terasa kurang dinamis, inovatif, atau maju. Pagi ini, rasanya masih ada sesuatu yang perlu saya tulis lagi. Belenggu itu bermacam-macam sumbernya. Pembelenggu itu bisa bersumber dari diri sendiri, orang lain, kondisi ...
Read More »Optimalisasi Peran PTAIN Dalam Kehidupan Berbangsa dan Bernegara
Pertama kali saya ingin menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada Bapak Rektor IAIN Raden Fatah, yang telah mengundang saya untuk hadir dan sekaligus menyampaikan ceramah pada kesempatan yang mulia, yaitu peringatan Dies Natalis ke 45 IAIN Raden Fatah, Palembang. Saya selaku pribadi dan juga sebagai Rektor UIN Maulana Malik ...
Read More »Mencegah Munculnya Idiologi Terorisme
Selama ini sebanyak tulisan yang saya baca menunjukkan bahwa Islam sangat melarang kegiatan yang dianggap merusak kehidupan. Karena itu kegiatan teroris tidak saja dipandang tidak relevan dengan Islam, tetapi justru dilarang oleh Islam. Orang yang menganggap bahwa para teroris adalah sebagai pembela Islam dianggap salah paham, bodoh, dan dungu. Islam ...
Read More »Berpikir Dengan Nuansa Serba Fiqh
Seringkali saya mendapatkan pertanyaan, baik melalui website atau fasebook, tentang sesuatu dilihat dari kaca mata fiqh. Sampai-sampai, hal yang ditanyakan tentang bagaimana hukumnya mudik. Baginya hal itu dianggap menarik diketahui hukumnya, karena resiko mudik yang sedemikian besar. Mmenurut informasi, tidak kurang dari 50 an orang mengalami kecelakaan dan meninggal. Saya ...
Read More »Memposisikan Al Qurán Secara Strategis Dalam Pendidikan
Bagi umat Islam, al Qurán adalah kitab suci yang tidak diragukan lagi kebenarannya. Al Qurán adalah wahyu yang berasal dari Allah, disampaikan kepada Nabi Muhammad melalui Malaikat Jibril. Kitab suci ini dijadikan pedoman hidup untuk meraih keselamatan dan kebahagiaan, baik di dunia maupun di akherat. Pada masyarakat tertentu, al Qurán ...
Read More »
Arabiyatuna Arabiyatuna
