Mengubah masyarakat ternyata tidak mudah. Bangsa Indonesia ini sejak lama ingin mengubah diri, menjadi maju. Perubahan itu memang telah terjadi, tetapi tidak merata secara kseluruhan dan juga tidak selalu cepat. Apalagi perubahan yang dimaksudkan itu menyangkut perilaku, watak atau karakternya. Al Qurán ternyata memberikan petunjuk, bagaimana melakukan perubahan pada tingkat ...
Read More »Mental Pemburu Dan Mental Pejuang
Antara pemburu dan pejuang sebenarnya sama, yaitu sama-sama ingin mendapatkan sesuatu. Akan tetapi keduanya jelas berbeda baik terkait orientasi, tujuan dan mental yang dimiliki oleh masing-masing. Mungkin kedua kegiatan itu bisa dilakukan oleh orang yang sama, akan tetapi mental yang dikembangkan tatkala melakukan tugas berbeda akan berbeda pula. Berburu biasanya ...
Read More »Kalah Namun Tidak Bermental Kalah
Kalah atau menang dalam pertandingan olah raga adalah hal biasa. Tidak ada sesuatu yang perlu disesali. Kekalahan bisa menimpa siapa saja, dan sebaliknya juga kemenangan. Tatkala kalah dalam bertanding, tidak perlu ada pihak-pihak yang disalahkan. Kalau ada pihak-pihak yang ternyata melakukan, itupun juga hal biasa. Sudah barang tentu, kesalahan itu ...
Read More »Tawaran Baru Format Pendidikan Islam Pasca UU Sisdiknas 2003
Sejak diberlakukan UU Sisdiknas 2003, Pendidikan Islam mendapatkan pengakuan sama dengan pendidikan umum. Lulusan MI, MTs., MA, dianggap sama dengan lulusan SD, SMP dan SMA. Maka, setiap disebut SD disebut pula MI, menyebut SMP maka disebut M.Ts dan demikain pula tatkala menyebut SMA juga disebut MA. Justru pada tingkat perguruan ...
Read More »Pesantren Dan Peradaban Masa Depan
Beberapa hari yang lalu, Badan Litbang Kementerian Agama menyelenggarakan halaqah yang dihadiri oleh para ulama dan kyai dari berbagai daerah di Indonesia. Acara itu dilaksanakan di Bogor, dan dihadiri pula oleh para mantan menteri agama, di antaranya Prof. KH Tholkhah Hasan, Prof. A.Malik Fadjar dan Dr.(HC) Muhammad Maftuh Basuni. Halaqoh ...
Read More »Keterlaluan Dalam Mencintai Harta
Banyak orang akan mengatakan bahwa harta itu penting, sebab tanpa harta akan disebut miskin. Orang miskin maka hidupnya akan susah, tidak bisa mencukupi kebutuhannya sehari-hari. Selain itu, orang miskin akan direndahkan orang, disebut tidak pintar, bodoh, tertinggal, tidak cakap dan atau sebutan lain yang tidak enak didengar. Miskin kemudian ...
Read More »Menghadiri Konferensi Pendidikan Teologi Di Moscow
Pada tanggal 1 Nopember 2010, bersama Sekjen, Dirjen Bimas Islam, Kepala Biro Hukum dan Kerjasama Luar Negeri Kementerian Agama, saya berangkat menghadiri Konferensi Pendidikan Teologi di Moscow. Selain itu, saya mengajak serta, Wakil Rektor Bidang Akademik, Prof.Dr. Mudjia Rahardja. Bersama rombongan itu, berangkat dari Jakarta jam 19.00 dan nyampai di ...
Read More »Gubernur Merangkap Pengasuh Pesantren
Jarang terjadi seorang gubernur merangkap sebagai pengasuh pesantren. Biasanya gubernur lebih peduli pada lembaga pendidikan umum, sekolah atau perguruan tinggi umum. Ternyata Gubernur NTB agaknya aneh, tidak saja hafal al Qur’an, ——-sebagaimana tulisan saya yang lalu, tetapi juga sebagai pengasuh pesantren. Memang sebelum terpilih sebagai gubernur, ia sudah aktif dalam ...
Read More »Dalam Al Qurán Terdapat Perintah Mempelajari Ciptaan Allah
Bagi siapapun yang membaca al Qur’an akan menemukan ayat-ayat yang merupakan perintah agar manusia mempelajari ciptaan Allah. Ciptaan mana yang harus dipelajari itu, ternyata ditunjukkan sangat luas, yaitu yang ada di langit dan yang ada di bumi. Bahkan sebutan sebagai ulul albaab, adalah orang yang berdzikir dan orang yang memikirkan ...
Read More »Mencari Penjelasan Atas Banyaknya Bencana Alam
Terjadinya bencana alam adalah sesuatu yang biasa. Peristiwa itu bisa terjadi di mana saja, dan kapan saja. Bencana alam juga bisa menimpa siapapun, tidak pandang bulu. Bencana alam tidak mengenal kasihan dan diskriminatif. Siapapun yang terkena lahar panas, wedus gembel, akan mati. Karena itu, siapa saja yang tahu, bahwa akan ...
Read More »
Arabiyatuna Arabiyatuna
