Sebisa-bisa pemimpin itu tidak melakukan kesalahan. Apalagi kesalahan yang diperbuat itu nyata-nyata disengaja. Pemimpin yang melakukan kesalahan, maka peran kepemimpinannya tidak akan efektif. Sebab seorang pemimpin seharusnya melakukan peran-peran keteladanan, contoh, atau uswah hasanah. Pemimpin yang melakukan kesalahan, maka institusi, lembaga atau organisasi yang dipimpinnya tidak akan kokoh. Mereka ...
Read More »Andaikan Keberagamaan Dijadikan Tolok Ukur Kemajuan Bangsa
Siapapun di negeri ini akan mengatakan bahwa keberagamaan adalah penting dan bahkan amat penting. Dalam Pembukaan UUD 1945 dinyatakan bahwa kemerdekaan yang diraih oleh bangsa Indonesia sejak 65 tahun yang lalu, adalah atas berkat rakhmat Tuhan Yang Maha Esa. Demikian pula, sila pertama dari Pancasila yang dipandang sebagai dasar negara ...
Read More »Puasa : Melatih Untuk Menahan Diri
Sekedar menahan diri ternyata tidak mudah dilakukan. Tidak semua orang bisa. Banyak orang pintar dan bahkan berpendidikan tinggi, belum tentu sanggup menahan diri. Seorang pejabat, pemimpin masyarakat, dan bahkan juga ulama’ sekalipun, ternyata belum tentu lulus tatkala di hadapkan pada persoalan harus menahan diri. Contoh tentang hal itu cukup ...
Read More »Mencintai Harta
Cinta mendorong sesorang melakukan apa saja untuk mengekpresikan suara batinnya itu. Orang akan sanggup berkorban demi apa yang dicintainya. Sesuatu perbuatan sekalipun dianggap tidak pantas dan bahkan jelek sekalipun, akan dilakukan demi cintanya itu. Kita lihat misalnya, seorang pemuda atau pemudi akan melakukan apa saja untuk memenuhi keinginan seseorang ...
Read More »Solidaritas Dalam Berspiritual
Suatu ketika, saya menyaksikan pemandangan yang bagi saya cukup indah. Pemandangan itu saya sebut sebagai solidaritas dalam berspiritual. Mungkin cerita tentang solidaritas berikut, jika dilihat dari pandangan fiqh, akan melahirkan pro dan kontra, setuju atau tidak. Saya melihatnya tidak dari sudut pandang itu. Saya melihatnya hanya dari keindahan dalam bersolodaritas, ...
Read More »Mahalnya Sebuah Kepercayaan
Suatu ketika, tatkala masih duduk di sekolah menengah, saya dibikin bingung oleh guru agama. Dia mengatakan bahwa harta yang paling berharga di dunia ini adalah kepercayaan. Apa yang difatwakan guru itu, ketika itu, sangat sulit saya pahami. Apa dasarnya kepercayaan disamakan dengan harta. Rasanya, yang disebut harta adalah rumah yang ...
Read More »Belajar Dari Seorang Petani Desa
Beberapa waktu yang lalu saya pulang kampung, ketemu dengan teman sewaktu masih sama-sama jadi murid SD dulu. Setelah tamat sekolah dasar, ia tidak meneruskan sekolah. Waktu itu, yang bisa meneruskan ke sekolah menengah, hanya anak-anak yang lulus ujian negara. Sedangkan mereka yang tidak lulus, tidak bisa meneruskan, sekalipun jumlahnya banyak. ...
Read More »NU dan Muhammadiyah
Hari Sabtu, tanggal 12 Juni 2010, saya menghadiri dua acara yang keduanya mengingatkan memori saya, tentang hubungan antara NU dan Muhammadiyah, yang selama ini saya anggap dan rasakan menarik. Pertama, pada acara pengukuhan seorang guru besar di Universitas Muhammadiyah Malang. Saya tahu persis, seorang yang dikukuhkan sebagai guru besar tersebut ...
Read More »Keindahan Akhlak
Peristiwa yang saya lihat dan kemudian saya ceritakan pada tulisan berikut ini sesungguhnya terjadi sudah cukup lama, tidak kurang dari 17 tahun yang lalu. Tapi rasanya saya tidak pernah melupakannya. Saya rasakan peristiwa yang saya maksudkan itu sedemikian indahnya. Cerita yang saya maksudkan ini, sesungguhnya juga sederhana saja, yaitu ...
Read More »Pohon Ilmu Diharapkan Selalu Berbuah
Umumnya pohon berbuah secara musiman, kadang berbuah tetapi kadang tidak. Pohon ilmu UIN Maliki Malang, pada setiap saat, diharapkan selalu berbuah. Buah itu, sebagaimana terbaca dalam logo universitas, disebut ulul al bab. Sebagai penyandang identitas ulul al bab adalah mereka yang pada setiap saat selalu berdzikir dan memikirkan ciptaan Allah, ...
Read More »
Arabiyatuna Arabiyatuna
