Hal yang agaknya baru di kalangan NU adalah semakin banyaknya jumlah penyandang gelar Doktor di berbagai bidang keilmuan. Putra putri warga NU yang dulu biasanya dikirim ngaji ke pesantren, sejak beberapa tahun terakhir banyak yang dikuliahkan ke kampus-kampus. Maka jadilah mereka itu bergelar sarjana, master, dan mulai banyak yang bergelar ...
Read More »NU Membangun Tradisi Kontribusi
Hari ini, Selasa tanggal 23 Maret 2010 akan dibuka Muktamar NU ke 32 di Makassar. Para muktamirin akan datang dari seluruh tanah air. Jumlahnya akan mencapai ribuan, terdiri atas para peserta belum , para pengamat, tamu undangan, dan tidak terkecuali adalah para penggembira yang datang sebatas ingin menoton atau meramaikan ...
Read More »NU Dan Pengembangan Ekonomi Umat
Dalam hal mengembangkan pendidikan, khususnya pendidikan pesantren dan madrasah, NU adalah jagonya. Tidak ada organisasi sosial yang berhasil mengembangkan lembaga pendidikan sebanyak NU. Muhammadiyah juga bergerak dan mengembangkan lembaga pendidikan, tetapi belum sebanyak NU jumlahnya. Bahkan keberhasilan itu, selain tampak dari aspek kuantitasnya yang besar, juga dari konsep pendidikannya. NU ...
Read More »Memaknai Fatwa Haram Merokok Sebagai Pertanda Kasih Sayang
Ketika saya masih kecil, hidup dengan orang tua, banyak sekali larangan yang diberikan. Misalnya, saya tidak boleh keluar malam tatkala keadaan lagi hujan, tidak boleh membolos sekolah, tidak boleh makan sambil berdiri, tidak boleh bertengkar, tidak boleh menyakiti hati teman-teman dan lain-lain. Ibu saya melarang saya melakukan hal-hal seperti contoh ...
Read More »Memilih Pemimpin
Saat ini telah berlangsung muktamar NU ke 32 di Makassar. Salah satu agenda dari kegiatan itu adalah pemilihan pengurus besar periode mendatang. Artinya, dalam muktamar itu akan memilih orang-orang yang dipercaya memimpin NU. Dan rupanya pemilihan pimpinan itu oleh sementara kalangan justru dipandang lebih menarik dari kegiatan lainnya, berupa mendengarkan ...
Read More »Implementasi Kembali Ke Khithah 1926
Tekat NU untuk kembali ke khithah 1926 dianggap sebagai sikap yang amat ideal. Dengan kebijakan itu maka NU kembali menjadi gerakan jamÃyah dan secara organisatoris tidak melibatkan diri pada kegiatan politik praktis. Dengan keputusan itu, NU akan kembali mengurus dakwah dan pendidikan. Disadari bahwa harga yang harus dibayar oleh NU ...
Read More »Islam Dan Perbedaan Di Tengah Masyarakat
Adanya perbedaan-perbedaan dalam kehidupan ternyata juga telah ditunjukkan oleh Islam. Islam menunjukkan bahwa kehidupan umat manusia terdiri atas beraneka ragam bangsa dan suku serta etnis. Berbagai macam ragam itu agar di antara mereka saling kenal dan mengenal. Di antara kelompok yang berbeda-beda itu tidak ada yang paling hebat, tetapi yang ...
Read More »Islam Dan Perbedaan Di Tengah Masyarakat
Adanya perbedaan-perbedaan dalam kehidupan ternyata juga telah ditunjukkan oleh Islam. Islam menunjukkan bahwa kehidupan umat manusia terdiri atas beraneka ragam bangsa dan suku serta etnis. Berbagai macam ragam itu agar di antara mereka saling kenal dan mengenal. Di antara kelompok yang berbeda-beda itu tidak ada yang paling hebat, tetapi yang ...
Read More »Setelah NU Selesai Muktamar, Lalu Apa ?
Kiranya semua bersyukur dan bergembira, NU baru saja berhasil menyelesaikan kegiatan besar, yaitu muktamar ke 32 di Makassar. Di akhir muktamar itu telah terpilih DR.KH.Sahal Mahfudz sebagai rais aam dan DR.KH.Said Agil Siradj sebagai ketua Tanfidz. Baik yang memilih ataupun yang semula tidak memilih, akhirnya menerima keduanya sebagai pimpinan NU. ...
Read More »Dibutuhkan Bimbingan Dan Bukan Sebatas Contoh Perselisihan
Bangsa ini sesungguhnya sudah sangat memerlukan bimbingan, dalam pengertian yang sebenarnya. Yakni bimbingan bagaimana keluar dari kemiskinan, kebodohan, dan ketetinggalan. Mereka yang miskin jumlahnya sangat besar di negeri ini. Di tengah-tengah kemiskinan itu terdapat pula orang yang terlalu kaya, sekalipun jumlahnya tidak seberapa. Maka terjadi kesenjangan yang sesungguhnya tidak boleh ...
Read More »
Arabiyatuna Arabiyatuna
