Friday, 1 May 2026

Tag Archives: dilakukan

Menghindari Tugas Kepemimpinan

Pada saat sekarang ini umumnya  orang berebut menjadi pemimpin. Sebab status  sebagai pemimpin dianggap banyak mendatangkan keuntungan, mulai dari yang sifatnya sederhana, misalnya  mengumpulkan kekayaan hingga lainnya seperti popularitas,  prestise, kehormatan, dan lain-lain. Oleh karena itu,  banyak  cara dilakukan orang untuk mendapatkan status itu, mulai dari mencari koneksi, dukungan, dan ...

Read More »

Menangis, Tertawa, Dosa, Dan Dzikir

Tatkala mengikuti dzikir bersama di kampus beberapa waktu yang lalu, saya menyaksikan banyak orang yang  hadir menangis. Sambil berdzikir, mereka tampak tersedu-sedu, mengeluarkan air mata,  menangis.  Saya yakin apa yang mereka alami itu tidak dibuat-buat.   Mereka menangis, mungkin  karena benar-benar menghayati kalimat-kalimat dzikir yang dibacanya. Pada saat itu, dengan ...

Read More »

Keprihatinan Terhadap Kehidupan Bangsa

Hari Juma’t tanggal 18 Juni 2010, sebagai anggota dewan pertimbangan pengembangan pendidikan agama, saya mengikuti pertemuan koordinasi di Jakarta. Dalam pertemuan itu yang saya anggap penting, di antaranya adalah adanya kekawatiran para peserta terhadap kondisi bangsa saat ini dan apalagi di masa depan. Keadaan bangsa ini, dengan adanya berbagai kasus ...

Read More »

Membangun Kehidupan Spiritual Kampus

Tidak banyak lembaga pendidikan Islam, apalagi lembaga pendidikan tinggi mengembangkan tradisi yang bernuansa spiritual, misalnya membaca al Qur^an bersama-sama, membaca sholawat nabi, puasa sunnah Senin dan Kamis, sholat berjama^ah di masjid, dzikir bersama dan lain-lain. Kegiatan semacam itu telah lazim dilakukan oleh komunitas masyarakat pada umumnya, tetapi tidak banyak dilakukan ...

Read More »

Memimpin Tanpa Menghukum

Tatkala menjadi pemimpin, setiap orang ingin disebut sukses atas kepemimpinannya. Namun memimpin orang, ternyata tidak mudah. Manusia memiliki sifat, karakter, perilaku, atau tabiat yang bermacam-macam, hingga sulit disebutkan jenis dan jumlahnya. Oleh karena itu, siapapun yang menjadi pemimpin akan menghadapi orang yang memiliki watak atau karakter yang beraneka ragam itu. ...

Read More »

Menyampaikan Pesan Kebaikan

Semua orang selalu menyukai kebaikan. Tidak saja dirinya yang diinginkan menjadi baik, tetapi juga orang lain.  Semua orang juga ingin agar orang lain menjadi baik. Tatkala orang lain menjadi baik, maka ia menjadi senang. Sementara, orang juga tidak suka diganggu. Umumnya, apapun keadaannya, setiap orang  merasa tampil dengan cara  yang ...

Read More »

Pemimpin Transaksional

Banyak orang mengatakan bahwa,  masyarakat itu tergantung pada pimpinannya. Jika pimpinannya hebat, maka masyarakat akan dinamis dan berkembang dengan hebatnya. Sebaliknya, jika masyarakat itu dipimpin oleh orang yang biasa-biasa saja, maka masyarakatnya juga tidak akan maju. Apalagi, jika pemimpinnya lembek, maka bisa dibayangkan sendiri keadaannya.   Demikian pula sebuah institusi, ...

Read More »

Pernahkah Nabi Membangun Penjara ?

Saya tidak tahu persis, apa yang mendorong seseorang mengajukan pertanyaan   aneh, yaitu apakah nabi dulu tatkala membangun masyarakat, termasuk masyarakat Madinah, selain membangun masjid, juga membangun penjara. Sedemikian penting masjid, karena itu dibangun pertama kali oleh nabi, yaitu masjid Quba’. Tetapi, tidak pernah diceritakan, dan bahkan siapapun yang datang ke ...

Read More »

Perubahan STAIN Ke UIN Memerlukan Waktu Lama

Mulai awal hingga berhasil  mendapatkan Surat Keputusan Presiden tentang perubahan STAIN menjadi UIN memerlukan waktu lama, tidak kurang dari enam tahun. Proses itu tidak pernah berhenti dikerjakan dari waktu ke waktu. Kegiatan itu dimulai dari menyusun feasibility study, proposal, melakukan diskusi dan dialog dengan berbagai pihak, konsultasi dengan pihak-pihak yang ...

Read More »

Guru Berdemo Di Tengah Upaya Membangun Pendidikan Karakter

Judul dalam tulisan ini bukan untuk menyindir, bahwa guru yang sedang berdemo tidak berkarakter. Bukan begitu. Sebab dalam masa demokrasi seperti ini,  setiap orang, termasuk guru dibolehkan untuk mengemukakan aspirasinya secara terbuka, tidak terkecuali di depan istana atau di gedung DPR.   Guru  harus mau berjuang, termasuk memperjuangkan nasipnya sendiri. ...

Read More »