Thursday, 30 April 2026

Tag Archives: mereka

Miskin Akhlak

Setiap waktu kita mendengar orang merasa sedih karena kemiskinan. Kemiskinan dianggap sebagai sesuatu yang menakutkan. Orang tidak mau menjadi miskin, sebab dengan keadaan berkekurangan harta benda itu, dirinya merasa hina. Sebaliknya, orang selalu menginginkan agar hidupnya berkecukupan, dan syukur kalau berlebih, dan bahkan menjadi kaya. Orang kaya, selain tercukupi kebutuhan ...

Read More »

Pelajaran Dari Ka’bah

Setiap muslim yang telah pergi haji atau umrah, pernah berthawaf mengelilingi ka’bah. Bagi mereka yang umrah, setidaknya telah mengelilingi ka’bah 14 kali putaran, yaitu dengan rincian berthawaf untuk umrah 7 kali putaran dan thawaf wadak 7 kali putaran. Sedangkan mereka yang berhaji, setidaknya harus mengelilingi ka’bah 21 kali putaran, yaitu ...

Read More »

Orang Serakah

Orang yang selalu merasa berkurangan padahal nyatanya sudah berkelebihan, biasa disebut dengan istilah serakah atau tamak. Orang serakah biasanya menginginkan agar dirinya memiliki sesuatu paling banyak. Keinginannya itu tidak pernah berhenti. Apa yang sudah dimiliki, sekalipun sudah terlalu banyak, masih selalu dirasa kurang, dan karena itu masih ingin berusaha menambahnya. ...

Read More »

Mencari Kebahagiaan

Banyak orang melakukan sesuatu dengan berharap agar mendapatkan kebahagiaan. Hanya saja tidak sedikit orang tidak tahu, di mana letak kebahagiaan itu. Orang mengira bahwa kebahagiaan itu ada di harta kekayaan. Karena itu, banyak orang mengejar-ngejar harta atau uang. Selain itu, orang juga mengira bahwa kebahagiaan itu ada di pangkat atau ...

Read More »

Memahami Perintah Tafaqquh fiddien

Masih saja sering saya mendapatkan pertanyaan bernada khawatir tentang misi utama STAIN Malang setelah berubah bentuk menjadi universitas, yaitu UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Pertanyaan yang diajukan di antaranya adalah bagaimana nasip fakultas agama. Penanya selalu khawatir, jangan-jangan dengan perubahan bentuk kelembagaan itu, maka misi utama awal didirikannya perguruan tinggi ...

Read More »

Doktor-Doktor Di Lingkungan NU

Hal yang agaknya baru di kalangan NU adalah semakin banyaknya jumlah penyandang gelar Doktor di berbagai bidang keilmuan. Putra putri warga NU yang dulu biasanya dikirim ngaji ke pesantren, sejak beberapa tahun terakhir banyak yang dikuliahkan ke kampus-kampus. Maka jadilah mereka itu bergelar sarjana, master, dan mulai banyak yang bergelar ...

Read More »

NU Membangun Tradisi Kontribusi

Hari ini, Selasa tanggal 23 Maret 2010 akan dibuka Muktamar NU ke 32 di Makassar. Para muktamirin akan datang dari seluruh tanah air. Jumlahnya akan mencapai ribuan, terdiri atas para peserta belum , para pengamat, tamu undangan, dan tidak terkecuali adalah para penggembira yang datang sebatas ingin menoton atau meramaikan ...

Read More »

Setelah NU Selesai Muktamar, Lalu Apa ?

Kiranya semua bersyukur dan bergembira, NU baru saja berhasil menyelesaikan kegiatan besar, yaitu muktamar ke 32 di Makassar. Di akhir muktamar itu telah terpilih DR.KH.Sahal Mahfudz sebagai rais aam dan DR.KH.Said Agil Siradj sebagai ketua Tanfidz. Baik yang memilih ataupun yang semula tidak memilih, akhirnya menerima keduanya sebagai pimpinan NU. ...

Read More »

Perguruan Tinggi Agama Di Era Reformasi

Perguruan tinggi agama, khususnya yang berbentuk sekolah tinggi, setelah mendapatkan otonomi terpisah dari induknya masing-masing, bertepatan dengan bergulirnya reformarmasi, mengalami perkembangan yang sangat pesat. Ternyata perkembangan seperti itu, bukan saja terjadi pada perguruan tinggi Islam, tetapi juga dialami oleh perguruan tinggi agama lainnya, misalnya Hindu dan Kristen. Sebelum reformasi, pada ...

Read More »

Dibutuhkan Bimbingan Dan Bukan Sebatas Contoh Perselisihan

Bangsa ini sesungguhnya sudah sangat memerlukan bimbingan, dalam pengertian yang sebenarnya. Yakni bimbingan bagaimana keluar dari kemiskinan, kebodohan, dan ketetinggalan. Mereka yang miskin jumlahnya sangat besar di negeri ini. Di tengah-tengah kemiskinan itu terdapat pula orang yang terlalu kaya, sekalipun jumlahnya tidak seberapa. Maka terjadi kesenjangan yang sesungguhnya tidak boleh ...

Read More »