Memperingati maulid di mana-mana biasa dilakukan. Bahkan hari kelahiran Nabi Muhammad di Indonesia ditetapkan sebagai hari libur nasional. Tanggal tersebut berwarna merah, petanda hari itu libur nasional. Kantor-kantor pemerintah dan juga swasta, termasuk sekolah-sekolah mulai dari tingkat taman kanak-kanak hingga perguruan tinggi semuanya libur. Masyarakat pada umumnya memperingati hari ...
Read More »Menyangkut Kepantasan
Apa saja yang dianggap kurang pantas dalam kehidupan ini akan mengganggu perasaan banyak orang. Orang selalu menyukai terhadap hal-hal yang pantas, wajar, atau sesuai dengan kebiasaan. Kepantasan itu menyangkut banyak hal, misalnya terkait dengan penggunaan pakaian, tutur kata, penampilan dan lain-lain. Menyimpang dari kepantasan biasanya akan melahirkan komentar, kritik atau ...
Read More »Hidup Secara Islam
Banyak pilihan terkait cara hidup. Dalam perspektif agama, bisa dibedakan antara cara hidup penganut hindu, budha, Kristen, Protestan, Kong Hucu, Islam dan lain-lain termasuk mereka yang atheis sekalipun. Masing-masing ajaran agama itu, didasarkan atas keyakinan, baik terkait dengan konsep ketuhanan, kepercayaan terhadap yang ghaib, makna kehidupan, termasuk kepercayaan terhadap hidup ...
Read More »Dzikir Nasional Dan Persatuan Ummat
Harian Republika, Selasa tanggal 28 Desember 2010 kemarin mengiklankan tentang akan diselenggarakan dzikir Nasional di Masjid Agung At-Tin Taman Mini Indonesia Indah di Jakarta. Dzikir itu akan dihadiri dan sekaligus menyambut Menteri Agama dan Ust.Muhammad Arifin Ilham. Selain itu, akan memberi tausiyah Dr.KH.Said Agil Siradj, Dr.Haidar Nashir, Dr.M.Hidayat Nurwahid,MA, Ust.Toto ...
Read More »Membangun Dan Menjaga Citra Diri
Akhir-akhir ini pemerintah banyak dikritik, di antaranya disebut terlalu banyak membangun citra diri. Kebijakan yang diambil hanya agar melahirkan kesan baik. Sehingga sementara orang menyebut, pemerintah lagi membangun politik pencitraan. Yaitu membuat agar seolah-olah pemerintah telah berbuat banyak untuk kepentingan rakyat. Citra itu sebenarnya memang penting. Kewibawaan institusi dan ...
Read More »Mencari Format Baru Ujian Nasional
Baru saja saya membaca sebuah harian nasional yang memuat statemen Menteri Pendidikan Nasional, bahwa ke depan akan ada perubahan format ujian nasional. Menteri mengatakan bahwa untuk memenuhi ketentuan undang-undang, maka ujian nasional masih perlu dan tetap akan dilaksanakan. Akan tetapi format ujian yang sudah ada itu akan ditinjau kembali. Format ...
Read More »Gubernur Merangkap Pengasuh Pesantren
Jarang terjadi seorang gubernur merangkap sebagai pengasuh pesantren. Biasanya gubernur lebih peduli pada lembaga pendidikan umum, sekolah atau perguruan tinggi umum. Ternyata Gubernur NTB agaknya aneh, tidak saja hafal al Qur’an, ——-sebagaimana tulisan saya yang lalu, tetapi juga sebagai pengasuh pesantren. Memang sebelum terpilih sebagai gubernur, ia sudah aktif dalam ...
Read More »Memahami Manusia Dari Al Qur’an
Selama ini, para ilmuwan sosial dalam memahami perilaku manusia dari hasil penelitian empirik. Sebagai sebuah kerja ilmiah, kegiatan itu ditempuh melalui observasi, eksperimentasi, dan penalaran logis. Selanjutnya, setidaknya ada empat sudut pandang dalam melihat perilaku manusia. Perilaku manusia yang ditimbulkan dari interaksinya dengan sesama orang, maka bidang ilmu itu dinamai ...
Read More »Ranah Perbedaan Antara NU dan Muhammadiyah
Memperbincangkan tentang ranah perbedaan antara kedua organisasi sosial keagaan, yakni NU dan Muhammadiyah, bukan untuk menambah problem yang timbul sebagai akibat perbedaan itu, melainkan justru sebaliknya, agar semakin mendekatkannya. Sebab ternyata dengan perbedaan itu, selain ada untungnya, dalam hal-hal tertentu, ternyata merugikan kedua belah pihak dan bahkan semuanya. ...
Read More »Peta Keterlibatan Seseorang Dalam Organisasi Sosial Keagamaan
Melibatkan diri dalam organisasi sosial keagamaan, bagaimana pun adalah penting. Sebab, organisasi sosial keagamaan selama ini bisa menjadi penggerak kehidupan keagamaan di tengah-tengah masyarakat. Memang, kadang ada hal, yang dianggap terasa kurang menguntungkan dengan adanya orgaisasi sosial keagamaan bagi agama itu sendiri. Misalnya, menjadikan umat seolah-olah terpecah belah, dan sulit disatukan. Seakan-akan, dengan adanya organisasi sosial keagamaan, umat lebih mementingkan ...
Read More »
Arabiyatuna Arabiyatuna
